Warga Desa Tanggetada Gotong Royong Bersihkan Lingkungan Sambut HUT Ke-81 RI

waktu baca 3 menit

KOLAKA, TRIASPOLITIKA.ID – Ratusan warga Desa Tanggetada, Kecamatan Tanggetada, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, bergotong royong membersihkan lingkungan desa sebagai bagian dari persiapan menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kamis (28/7/2026).

Kegiatan bakti sosial itu dipusatkan di kawasan Kantor Desa Tanggetada hingga sepanjang jalan poros desa. Sejak pukul 07.00 Wita, warga bersama perangkat desa membersihkan sampah di bahu jalan, memangkas rumput liar, mengecat pagar fasilitas umum, serta menata lingkungan agar lebih bersih dan nyaman.

Antusiasme masyarakat terlihat tinggi. Warga dari berbagai kalangan secara sukarela bergabung dalam kegiatan yang telah menjadi agenda rutin Pemerintah Desa Tanggetada setiap pekan.

Kepala Desa Tanggetada, M. Kunir, mengatakan gotong royong tidak hanya menjadi sarana menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga upaya menghidupkan kembali semangat kebersamaan di tengah masyarakat.

“Kami ingin menumbuhkan kembali semangat kebersamaan. Dengan gotong royong, pekerjaan yang berat menjadi ringan dan lingkungan desa tetap bersih serta sehat,” kata M. Kunir.

Ia mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kerja bakti memiliki manfaat yang lebih luas, yakni mempererat hubungan sosial antarwarga sekaligus menjadi langkah preventif untuk mencegah banjir dan berbagai penyakit yang dipicu oleh penumpukan sampah.

Selain masyarakat dan pemerintah desa, kegiatan itu juga melibatkan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Berdampak Batch II Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari yang tengah menjalankan pengabdian di Desa Tanggetada.

Koordinator mahasiswa KKN di Desa Tanggetada, Bintang Budiarta, mengatakan keikutsertaan mahasiswa merupakan bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah desa dalam membangun budaya hidup bersih sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat.

“Kami bersama teman-teman mahasiswa ikut membersihkan sampah mulai dari Dusun III hingga Dusun II di sepanjang jalan poros Desa Tanggetada. Kehadiran kami diharapkan dapat membawa inovasi dan memperkuat hubungan baik dengan masyarakat, sekaligus mengajak warga untuk tidak membuang sampah sembarangan,” ujarnya.

Menurut Bintang, kegiatan gotong royong menjadi ruang bagi mahasiswa untuk berkolaborasi dengan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang sehat sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan desa.

Salah seorang warga, Sari, mengaku senang dapat terlibat dalam kerja bakti tersebut. Ia menilai gotong royong bukan hanya membuat lingkungan menjadi bersih, tetapi juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antarwarga.

“Selain bersih-bersih, kita bisa bertemu tetangga dan saling membantu. Harapannya kegiatan seperti ini terus berjalan,” katanya.

Pemerintah Desa Tanggetada berharap budaya gotong royong yang terus dipertahankan masyarakat dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain di Kabupaten Kolaka dalam membangun lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman.

Semangat berat sama dipikul, ringan sama dijinjing yang ditunjukkan warga menjadi bukti bahwa nilai-nilai kebersamaan masih menjadi modal sosial yang kuat dalam mendukung pembangunan desa dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

  • Reporter: A. Jamal