Peringati Hari Mangrove Sedunia, Pemerintah Desa Latawe dan PAAP Napano Kusambi Tanam 500 Bibit Mangrove

waktu baca 2 menit
Suasana Proses Penanaman Mangrove Yang di Inisiasi Pemerintah Desa Latawe dan Kelompok PAAP Napano Kusambi dalam rangka peringati Hari Mangrove Se-Dunia

MUBAR, TRIASPOLITIKA.ID – Pemerintah Desa Latawe, Kecamatan Napano Kusambi, Kabupaten Muna Barat, bersama Kelompok Pengelolaan Area Akses Perikanan (PAAP) Napano Kusambi menanam 500 bibit mangrove di pesisir barat Desa Latawe seluas dua hektar, Minggu (26/7/2026).

Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Mangrove Sedunia sekaligus memperkuat komitmen pelestarian ekosistem pesisir.

Kepala Desa Latawe, Jatul, mengatakan penanaman mangrove bukan sekadar seremonial tetapi tindakan nyata untuk melindungi pantai dari ancaman abrasi.

“Kami berharap kegiatan ini memberi manfaat jangka panjang bagi lingkungan dan masyarakat,” ujarnya.

Ketua PAAP Napano Kusambi, Baharudin, menyatakan kegiatan itu juga bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk merawat mangrove yang telah ditanam.

Ia menegaskan pentingnya mangrove sebagai pelindung alami pesisir sekaligus habitat berbagai biota laut yang mendukung keberlanjutan sumber daya perikanan.

Selain itu, Ia menjelaskan bahwa sekitar 60 hektar wilayah pesisir Desa Latawe membutuhkan pemulihan dan penanaman mangrove secara berkelanjutan. Sementara itu, untuk keseluruhan wilayah pesisir Napano Kusambi, kebutuhan reboisasi diperkirakan mencapai sekitar 500 hektar.

“Kami memohon perhatian dan dukungan instansi terkait, baik berupa program rehabilitasi pesisir, bantuan bibit, maupun pendampingan teknis,” kata Baharudin.

Ia menilai penguatan kolaborasi lintas sektor penting untuk mencegah abrasi dan menjaga masa depan masyarakat pesisir.

Kegiatan penanaman 500 bibit tersebut melibatkan perangkat desa, anggota PAAP, serta warga setempat, dan diharapkan menjadi awal rangkaian upaya restorasi pesisir yang lebih luas.

  • Reporter: Farid