Mahasiswa SIM-B USN Kolaka Hadirkan Komik Edukasi untuk Tingkatkan Literasi dan Kepedulian Lingkungan Siswa

waktu baca 2 menit

KOLAKA, TRIASPOLITIKA.ID – Kelompok mahasiswa Studi Independen Mandiri Berdampak (SIM-B) Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka meluncurkan inovasi media pembelajaran berbasis komik edukasi di SD Negeri 1 Lalonggopi, Desa Lalonggopi, Kecamatan Wolo, Kabupaten Kolaka.

Program tersebut dirancang untuk meningkatkan minat baca siswa sekaligus menanamkan kesadaran menjaga lingkungan pesisir sejak usia dini.

Media pembelajaran yang diberi judul “Penjaga Pesisir Lalonggopi” itu dikembangkan dalam bentuk komik bergambar yang memadukan materi literasi, pendidikan kewarganegaraan, dan pelestarian lingkungan. Melalui pendekatan visual, mahasiswa berharap proses belajar menjadi lebih menarik, interaktif, dan mudah dipahami oleh peserta didik.

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) SIM-B USN Kolaka, Eko Bambang Murdiansyah, mengatakan program tersebut merupakan implementasi pengabdian mahasiswa yang mengintegrasikan keilmuan di perguruan tinggi dengan kebutuhan masyarakat, khususnya di sektor pendidikan dasar.

“Melalui pendekatan media pembelajaran visual seperti komik kreatif ini, materi-materi yang bersifat abstrak dapat disampaikan dengan cara yang lebih interaktif, menyenangkan, dan relevan dengan kehidupan anak-anak pesisir di Desa Lalonggopi,” kata Eko.

Menurut dia, inovasi tersebut tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan literasi siswa, tetapi juga membangun kesadaran terhadap pentingnya menjaga lingkungan pesisir sebagai bagian dari kehidupan masyarakat setempat.

Eko menambahkan, pelaksanaan program juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan keempat tentang Pendidikan Berkualitas (Quality Education) dan tujuan ke-14 mengenai Pelestarian Ekosistem Laut (Life Below Water).

Dalam implementasinya, mahasiswa menerapkan metode pembelajaran yang melibatkan partisipasi aktif siswa. Kegiatan diawali dengan pengenalan literasi visual, dilanjutkan dengan membaca komik secara berkelompok, diskusi mengenai hak dan kewajiban menjaga lingkungan pantai, hingga lokakarya sederhana pembuatan alur cerita (storyboard) oleh para siswa.

Kepala SD Negeri 1 Lalonggopi bersama jajaran guru menyambut positif program yang diinisiasi mahasiswa SIM-B USN Kolaka. Kehadiran media pembelajaran berbasis komik dinilai menjadi alternatif inovatif yang mampu memperkaya metode pembelajaran di kelas yang selama ini masih didominasi penggunaan buku teks.

Melalui inovasi tersebut, mahasiswa berharap komik edukasi “Penjaga Pesisir Lalonggopi” tidak hanya mampu meningkatkan budaya literasi membaca di kalangan siswa, tetapi juga membentuk generasi muda pesisir yang memiliki kepedulian terhadap kelestarian lingkungan serta memahami pentingnya menjaga ekosistem pantai sebagai aset berharga bagi kehidupan masyarakat.