HUT ke-12 Muna Barat, Pemkab Gelar Germas dan Layanan Kesehatan Gratis

waktu baca 3 menit
Foto Bersama, Bupati Mubar La Ode Darwin, Ketua TP-PKK, Rhika Purwaningsih Darwin, Wakil Bupati Ali Basa, Sekda Ibrahim Rasimu, Kadis Kesehatan Arif Ndaga Bersama Kader Posyandu Wilayah Kecamatan Kusambi dan Napano Kusambi.

MUBAR, TRIASPOLITIKA.ID – Pemerintah Kabupaten Muna Barat menggelar Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) di Lapangan Sidamangura, Kecamatan Kusambi, Sabtu (25/7/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-12 Kabupaten Muna Barat dan disambut antusias ribuan warga dari berbagai desa.

Berbagai kegiatan kesehatan digelar dalam momentum tersebut, mulai dari senam sehat bersama, pemeriksaan kesehatan gratis, sunat massal gratis, hingga pembagian ratusan kupon undian berhadiah.

Pantauan Media, Sejak pagi, area kegiatan tampak dipadati masyarakat yang datang untuk mengikuti rangkaian layanan kesehatan yang disediakan pemerintah daerah.

Bupati Muna Barat La Ode Darwin mengatakan pembangunan kesehatan menjadi salah satu prioritas utama Pemerintah Kabupaten Muna Barat.

Menurut dia, masyarakat yang sehat merupakan fondasi lahirnya sumber daya manusia yang cerdas, produktif, dan berdaya saing.

“Kami meyakini bahwa masyarakat yang sehat merupakan pondasi lahirnya sumber daya manusia yang cerdas, produktif, dan berdaya saing,” ujar Darwin.

Ia menegaskan, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari meningkatnya kualitas hidup dan derajat kesehatan masyarakat.

Komitmen tersebut, kata dia, diwujudkan melalui peningkatan akses dan mutu pelayanan kesehatan, penguatan tenaga kesehatan, serta upaya promotif dan preventif sejalan dengan visi Muna Barat Liwu Mokesa, Tumbuh Sehat, Kereen.

“Visi ini mencerminkan tekad kita untuk mewujudkan daerah yang maju dengan pelayanan publik yang berkualitas, masyarakat yang sehat di setiap tahap kehidupan, serta sumber daya manusia yang cerdas, produktif, berkarakter, dan berdaya saing,” katanya.

Darwin menjelaskan, Pemkab Muna Barat saat ini menjalankan empat program prioritas kesehatan, yaitu pelayanan UGD 24 jam, program dokter keliling, program satu bidan dan satu perawat di setiap desa, serta Program Muna Barat Sehat.

Keempat program tersebut, kata dia, merupakan langkah nyata pemerintah untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih mudah dijangkau, merata, dan berkualitas bagi seluruh masyarakat.

Selain memperkuat pelayanan kesehatan primer di puskesmas, Pemkab Muna Barat juga terus meningkatkan layanan rujukan melalui RSUD Kabupaten Muna Barat.

Saat ini, kata Darwin, rumah sakit daerah tersebut telah didukung sejumlah dokter spesialis sehingga pelayanan kesehatan semakin lengkap dan mudah diakses tanpa harus keluar daerah.

“Alhamdulillah, saat ini masyarakat telah dilayani oleh berbagai dokter spesialis sehingga pelayanan kesehatan semakin lengkap dan mudah diakses tanpa harus ke luar daerah,” ujarnya.

Untuk mendukung pelayanan yang lebih modern dan berkualitas, pemerintah daerah juga tengah membangun Rumah Sakit PHTC (Public Health Teaching Center) sebagai investasi strategis dalam menghadirkan fasilitas kesehatan yang lebih representatif, memperkuat layanan rujukan, serta meningkatkan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat Muna Barat.

Selain pemeriksaan kesehatan, Pemkab Muna Barat juga menggelar sunat massal. Sebanyak 315 anak telah terdaftar dan seluruhnya akan dilayani. Sementara itu, lebih dari 200 pendaftar tambahan akan diikutsertakan pada pelaksanaan berikutnya, baik sebelum maupun sesudah peringatan 17 Agustus.

“Antusiasme masyarakat terhadap sunat massal ini sangat luar biasa. Semua peserta yang sudah terdaftar akan kami layani, sedangkan pendaftar tambahan akan dijadwalkan pada kegiatan berikutnya,” kata Darwin.

Ia menegaskan, layanan kesehatan gratis akan terus dilaksanakan secara rutin setiap tiga bulan sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Darwin juga mengungkapkan, berdasarkan data yang diterimanya, lebih dari 250 warga memanfaatkan layanan cek kesehatan gratis dalam kegiatan tersebut.

Pelaksanaan Germas ini menjadi salah satu wujud kehadiran pemerintah daerah di tengah masyarakat, terutama untuk memastikan pelayanan kesehatan dapat dirasakan secara langsung oleh warga hingga ke tingkat kecamatan dan desa.

  • Reporter: Farid