Asrama Putri Pesantren Darul Mukhlasin As-Saniy di Muna Barat Terbakar, Polisi Selidiki Penyebab

waktu baca 2 menit
Polisi Sektor Kusambi Saat Berada di Lokasi Kebakaran

MUBAR, TRIASPOLITIKA.ID – Asrama putri Pondok Pesantren Darul Mukhlasin As-Saniy di Kecamatan Kusambi, Kabupaten Muna Barat, Sulawesi Tenggara, terbakar pada Jumat, 13 Februari 2026, sekitar pukul 01.10 WITA.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun bangunan semipermanen dua lantai seluas 20 x 6 meter itu hangus terbakar dengan kerugian ditaksir mencapai Rp 200 juta.

Kapolsek Kusambi Ipda Akhmad Amin Harun mengatakan, kebakaran diketahui pertama kali oleh saksi yang berjaga di Pos Istiqbal di depan pintu masuk pesantren.

Berdasarkan keterangan saksi Asri bin Jumahir, saat itu ia bersama Sugeng, Solihin, Anton, dan Sahnudin sedang berjaga.

“Salah satu saksi yang berkeliling ke belakang asrama putri berteriak karena melihat seseorang. Saksi lain kemudian berlari ke kebun belakang, tetapi tidak menemukan siapa pun,” kata Akhmad, Jumat.

Tak lama berselang, mereka melihat kobaran api muncul di bagian ujung timur bangunan asrama putri. Para saksi kemudian membangunkan penghuni asrama putra dan bersama-sama berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya.

Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 02.30 WITA. “Api berhasil dipadamkan oleh santri dan penghuni pesantren,” ujar Akhmad.

Akibat kebakaran tersebut, bangunan asrama putri yang berbahan semipermanen rata dengan tanah. Sejumlah barang milik santri turut terbakar, antara lain Al-Qur’an, ijazah, pakaian, lemari, dan kasur.

Menurut Akhmad, tidak ada korban jiwa karena santriwati telah dipulangkan lebih dahulu setelah rapat dengar pendapat antara pemerintah daerah, DPRD, dan pihak pesantren pada 11 Februari 2026.

“Beruntung saat kejadian tidak ada santriwati di dalam asrama,” katanya.

Polisi telah memasang garis polisi di lokasi kejadian dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) bersama tim Inafis Polres Muna. Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.

“Penyebab kebakaran masih kami selidiki,” pungkas Akhmad.

  • Reporter: Farid