Vale Indonesia Raih Tiga Penghargaan ICA dan ISDA 2026

waktu baca 5 menit

JAKARTA, TRIASPOLITIKA.ID – PT Vale Indonesia Tbk kembali mendapat pengakuan atas komitmennya dalam menjalankan program pemberdayaan masyarakat yang berorientasi pada peningkatan kapasitas, kemandirian ekonomi, dan keberlanjutan.

Perusahaan yang merupakan bagian dari PT Mineral Industri Indonesia (Persero) atau MIND ID itu meraih satu Platinum Award dan dua Gold Awards dalam ajang Indonesian CSR Awards (ICA) dan Indonesian SDGs Awards (ISDA) 2026.

Tiga penghargaan tersebut diberikan atas program pemberdayaan masyarakat yang dijalankan di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan.

Platinum Award ICA 2026 diraih melalui program Pengembangan Peternakan Ayam Kampung Terpadu “Woliko”. Sementara itu, dua Gold Awards pada ISDA 2026 diberikan untuk program Vocational Short-term Training (VST) dan Kampung Singkong Desa Nuha.

Hasil tersebut tercantum dalam surat resmi Corporate Forum for CSR Development (CFCD) berdasarkan hasil pleno penilaian ICA, ISDA, dan BERBAKTI 2026.

Penghargaan diterima Head of External Relations Sorowako and Outer Area Vale Indonesia, Yusri Yunus, dalam acara BERBAKTI, ICA & ISDA Award Ceremony 2026 yang digelar di Jakarta, Selasa (29/9).

Yusri mengatakan, penghargaan tersebut menjadi apresiasi terhadap upaya perusahaan dalam memastikan program pemberdayaan masyarakat tidak berhenti pada pelaksanaan kegiatan, tetapi mampu meningkatkan kapasitas dan menciptakan manfaat yang berkelanjutan.

“Vale Indonesia sangat bersyukur atas diterimanya penghargaan-penghargaan ini. Ketiga penghargaan ini merupakan wujud apresiasi terhadap upaya perusahaan dalam memastikan program pemberdayaan masyarakat tidak berhenti pada pelaksanaan kegiatan, tetapi mampu membangun kapasitas dan menciptakan manfaat yang dapat bertahan dalam jangka panjang,” ujar Yusri.

Menurut dia, keberhasilan program pemberdayaan masyarakat tidak semata-mata diukur dari jumlah kegiatan yang dilaksanakan, tetapi dari kemampuan masyarakat mengembangkan kapasitas, menciptakan peluang baru, dan membangun kemandirian.

“Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus memperkuat kolaborasi dan memastikan setiap program semakin relevan dengan kebutuhan serta potensi masyarakat,” katanya.

Yusri menambahkan, keterlibatan masyarakat dan kolaborasi lintas pemangku kepentingan menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan program.

“Masyarakat harus menjadi bagian utama dalam proses pemberdayaan, bukan hanya sebagai penerima manfaat. Karena itu, kami terus membangun kolaborasi dengan pemerintah, institusi pendidikan, komunitas, dan berbagai mitra agar potensi lokal dapat berkembang menjadi kapasitas dan peluang ekonomi yang manfaatnya dapat terus dirasakan dalam jangka panjang,” jelasnya.

Kembangkan Peternakan Ayam Kampung Terpadu

Program Pengembangan Peternakan Ayam Kampung Terpadu “Woliko” berhasil mengantarkan Vale Indonesia meraih Platinum Award ICA 2026.

Program tersebut dikembangkan sebagai bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan usaha peternakan ayam kampung secara terpadu.

Melalui program Woliko, kelompok masyarakat didorong memperkuat kemampuan dalam mengelola peternakan sekaligus mengembangkan kegiatan ekonomi yang saling terhubung.

Pendampingan meliputi pengelolaan peternakan, pengembangan pakan dan bahan pendukung, hingga pemanfaatan hasil samping peternakan untuk menunjang kegiatan pertanian.

Pendekatan tersebut menjadikan peternakan tidak sekadar sebagai kegiatan produksi, tetapi dikembangkan sebagai ekosistem usaha yang membuka peluang ekonomi, meningkatkan keterampilan masyarakat, serta mendorong pemanfaatan sumber daya secara produktif.

Tingkatkan Kompetensi Tenaga Kerja Lokal

Sementara itu, Gold Award ISDA 2026 diraih melalui program Vocational Short-term Training (VST).

Program tersebut diarahkan untuk meningkatkan kompetensi dan daya saing tenaga kerja lokal dengan mempertemukan kebutuhan pengembangan sumber daya manusia dan kompetensi yang dibutuhkan dunia kerja.

Pelaksanaan VST melibatkan kolaborasi antara Vale Indonesia, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, dan institusi pendidikan vokasi.

Melalui program tersebut, peserta memperoleh kesempatan meningkatkan keterampilan teknis dan kesiapan kerja sekaligus memperluas peluang untuk berpartisipasi dalam perkembangan ekonomi dan industri di wilayahnya.

Kampung Singkong Tambah Nilai Ekonomi Desa

Gold Award ISDA 2026 lainnya diberikan atas program Kampung Singkong Desa Nuha.

Program ini berfokus pada pengembangan potensi ekonomi lokal melalui pemanfaatan komoditas singkong. Masyarakat didorong tidak hanya menjual singkong sebagai komoditas primer, tetapi juga mengembangkan produk olahan yang memiliki nilai tambah lebih tinggi.

Pendampingan dilakukan melalui penguatan kapasitas produksi, pengembangan usaha, administrasi, serta pengelolaan keuangan kelompok.

Dengan pendekatan tersebut, potensi lokal diarahkan menjadi kegiatan ekonomi produktif yang dapat memperluas peluang usaha sekaligus memperkuat kelembagaan ekonomi masyarakat di tingkat desa.

Ketiga program tersebut menjadi bagian dari pendekatan Vale Indonesia dalam menjalankan Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM).

Pendekatan itu menempatkan peningkatan kapasitas, penguatan kelembagaan lokal, pengembangan keterampilan, dan pemanfaatan potensi wilayah sebagai bagian dari upaya mendorong kemandirian masyarakat.

Lanjutkan Rekam Jejak Penghargaan

Perolehan tiga penghargaan pada 2026 sekaligus melanjutkan rekam jejak Vale Indonesia dalam ajang ICA dan ISDA.

Pada ISDA 2024, Vale Indonesia memperoleh dua Gold Awards dan tiga Silver Awards melalui sejumlah program pemberdayaan masyarakat dan lingkungan.

Pada ICA–ISDA 2025, perusahaan kembali memperoleh Platinum dan Gold Awards melalui program Matano Iniaku, serta Silver Award melalui program Closed-Loop Livestock System: Peternakan Sapi.

Pencapaian tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk terus meningkatkan kualitas program pemberdayaan masyarakat serta menciptakan nilai jangka panjang bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional.

Apresiasi Pembangunan Berkelanjutan

ICA dan ISDA merupakan penghargaan yang diselenggarakan Corporate Forum for CSR Development (CFCD) sebagai bentuk apresiasi terhadap perusahaan, program, dan inisiatif yang berkontribusi terhadap pencapaian pembangunan berkelanjutan.

Pada 2026, penganugerahan ICA dan ISDA diselenggarakan bersama BERBAKTI Award.

Acara tersebut dihadiri Kepala Badan Standardisasi Nasional (BSN) Donny Purnomo Januardhi Effyandono, Kepala Sekretariat Nasional SDGs Kementerian PPN/Bappenas Pungkas Bahjuri Ali, Deputi Bidang Tata Lingkungan dan Sumber Daya Alam Berkelanjutan Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) Sigit Reliantoro, Staf Khusus Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Bidang Perlindungan Anak Zahrotun Nihayah, serta Ketua Umum CFCD Thendri Supriatna.

Sejumlah pemimpin perusahaan dan pemangku kepentingan lainnya juga turut menghadiri ajang penghargaan tersebut.

Jika diperlukan, naskah ini juga bisa saya buatkan versi lebih tajam untuk portal berita online, lengkap dengan 5 pilihan judul, subjudul, dan caption foto.(**)