Usaha Ayam Potong Sulit Dapat Rekomendasi Amdal, Berikut Alasanya

waktu baca 1 menit
Kadisnakeswan Konawe, Jumrin

KONAWE, TRIASPOLITIKA.ID – Keberadaan usaha ayam potong di kota Unaaha menjadi sorotan sejumlah pihak. Pasalnya usaha itu berada di tengah kota Unaaha dan menimbulkan bau tak sedap.

Pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Konawe mengaku usaha itu belum memiliki Analisis dampak lingkungan (Amdal) kerena belum mendapat rekomendasi dari dinas peternakan dan kesehatan hewan Konawe.

Kepala Disnakeswan Konawe, Jumrin mengaku telah di kunjungi beberapa pemilik usaha ayam potong untuk mengajukan rekomendasi untuk pengurusan izin Amdal.

Meski demikian, pihaknya belum menyetujui permintaan tersebut karena lokasi usaha berada di tengah kota Unaha.

“Kemarin memang ada beberapa orang yang datang, saya kasih tau dokter (dokter hewan, red) agar jangan memberikan rekomendasi, karena hanya mereka-mereka saja disitu,” jelasnya.

Jumrin menegaskan, untuk memberikan rekomendasi usaha itu terlebih dulu pihaknya akan mengacu pada

Tata Ruang dan Tata Wilayah (RT/RW) Kota Unaaha.

Namun berbicara kebijakan, pihaknya meminta untuk ke pemilik usaha untuk menyiapkan septitank pembuangan limbah dan menjaga kebersihan lingkungan kandang tempat usaha.

“Biar ada dukungan dari pak lurah, tapi kan secara teknis tidak boleh sembarangan,” tegas Jumrin.

Jumrin menambahkan, terkait izin lingkungan hidup itu merupakan wewenang DLH. Pihaknya akan mengadakan sosialisasi dan akan mengundang langsung para pelaku usaha ayam potong.

error: Content is protected !!