TNI-Polri, ajak Warga Gotong Royong Bersihkan Desa Lamedai Sambut HUT Ke-81 RI
KOLAKA, TRIASPOLITIKA.ID – Semangat gotong royong mewarnai Desa Lamedai, Kecamatan Tanggetada, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, Rabu (5/8/2026).
Puluhan personel TNI-Polri bersama mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, organisasi kemasyarakatan, dan warga bahu-membahu membersihkan lingkungan dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kegiatan bakti sosial tersebut melibatkan personel Kodim 1412/Kolaka melalui Koramil 1412-07/Watubangga, Polsek Watubangga, Kompi Brimob, Camat Tanggetada, Pemerintah Desa Lamedai, mahasiswa KKN UHO Kendari, Ormas Tamalaki Mekongga Tongdowolio, serta masyarakat setempat.
Aksi gotong royong dipusatkan di sepanjang jalan poros Desa Lamedai, tepatnya di kawasan depan hutan lindung hingga ruas jalan utama desa. Peserta kegiatan membersihkan sampah di bahu jalan, memangkas rumput liar, mengecat pagar fasilitas umum, serta menata lingkungan agar tampak bersih, rapi, dan nyaman.

Kegiatan dimulai sejak pukul 07.00 Wita. Sejak pagi, masyarakat bersama mahasiswa dan aparat pemerintah tampak antusias mengikuti kerja bakti yang telah menjadi agenda rutin Pemerintah Desa Lamedai menjelang peringatan Hari Kemerdekaan RI.
Camat Tanggetada, Hamdi Rapiun, S.P., M.A.P., mengatakan kegiatan tersebut merupakan implementasi arahan Bupati Kolaka untuk menggerakkan seluruh elemen masyarakat dalam menyambut HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
“Kami melaksanakan kegiatan pembersihan di jalur provinsi, tepatnya di kawasan hutan lindung. Bersama TNI-Polri, Kompi Brimob, mahasiswa KKN Universitas Halu Oleo, kepala desa, masyarakat, dan Ormas Tamalaki Mekongga Tongdowolio, kami bergotong royong di Desa Lamedai. Ini merupakan implementasi arahan Bupati Kolaka dalam rangka menyambut HUT Ke-81 Republik Indonesia,” ujar Hamdi.
Menurut dia, kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan menciptakan lingkungan yang bersih, tetapi juga mempererat hubungan antarelemen masyarakat.
“Melalui sinergi seluruh elemen masyarakat, kegiatan pembersihan sampah ini sekaligus menjadi sarana merajut silaturahmi antara TNI-Polri, Brimob, mahasiswa, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Kepala Desa Lamedai, Jaelani Hasan, mengatakan gotong royong menjadi upaya menumbuhkan kembali semangat kebersamaan di tengah masyarakat.
“Kami ingin menumbuhkan kembali semangat kebersamaan. Dengan gotong royong, pekerjaan yang berat menjadi ringan dan lingkungan desa tetap bersih serta sehat. Kami juga bersyukur atas kehadiran mahasiswa KKN Universitas Halu Oleo di Desa Lamedai yang ikut bersama aparat desa dan masyarakat dalam kegiatan ini,” ujarnya.
Jaelani mengapresiasi tingginya partisipasi warga dan mahasiswa dalam kerja bakti tersebut. Menurutnya, kegiatan itu bukan hanya memperkuat hubungan sosial, tetapi juga menjadi langkah preventif dalam mencegah banjir dan berbagai penyakit yang dipicu oleh penumpukan sampah.
Pemerintah Desa Lamedai berharap budaya gotong royong terus dipertahankan sebagai bagian dari kehidupan masyarakat sekaligus menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Kabupaten Kolaka dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Semangat kebersamaan yang ditunjukkan seluruh peserta kegiatan menjadi bukti bahwa budaya gotong royong masih menjadi modal sosial yang kuat dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat.
- Reporter: A. Jamal







