Silaturahmi Akbar KKMM Pecahkan Rekor MURI, 1.228 Dulang Disajikan untuk Ribuan Warga di Kendari
KENDARI , TRIASPOLITIKA.ID – Silaturahmi Akbar Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Provinsi Sulawesi Tenggara mencatat sejarah dengan memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) melalui penyajian 1.228 dulang. Kegiatan yang dipusatkan di Tugu MTQ Kendari, Minggu (19/7/2026), itu dihadiri sekitar 20.000 warga dari berbagai daerah.
Rekor MURI diberikan atas jumlah dulang yang disajikan dalam satu kegiatan. Setiap dulang berisi paket bantuan berupa dua ekor ayam, dua sisir pisang, lapa-lapa, serta beragam makanan tradisional khas Muna. Nilai setiap dulang diperkirakan mencapai sekitar Rp1,5 juta, sehingga total manfaat yang disalurkan diperkirakan menembus Rp2 miliar.
Acara tersebut dihadiri Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka, Raja Muna La Ode Riago, serta sejumlah tokoh dan politisi asal Muna. Di antaranya Wakil Ketua Komisi V DPR RI Ridwan Bae, Bupati Muna Bahrun Labuta, Anggota DPD RI La Ode Umar Bonte, Ketua DPRD Sultra La Ode Tariala, Anggota DPR RI Wa Ode Rabia Aldawia Ridwan, La Ode Rifai Pedansa, La Nika, serta sejumlah anggota DPRD Kabupaten Muna dan Muna Barat.
Ketua KKMM yang juga menjabat Bupati Muna Barat sekaligus Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Tenggara, La Ode Darwin, mengaku tidak menyangka kegiatan tersebut berhasil meraih penghargaan dari MURI. Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti kuatnya semangat persatuan dan kebersamaan masyarakat Muna.
“Saya tidak menyangka mendapatkan Rekor MURI. Alhamdulillah, pencapaiannya sangat luar biasa dan ini menjadi kebanggaan besar bagi masyarakat Muna,” ujar Darwin.

Darwin mengatakan, keberhasilan penyelenggaraan Silaturahmi Akbar menjadi titik awal penguatan peran organisasi dalam memberikan pelayanan sosial kepada masyarakat.
KKMM, kata dia, telah menyiapkan sejumlah program lanjutan, di antaranya pengadaan mobil ambulans, tenda, kursi, dan berbagai perlengkapan penunjang yang akan ditempatkan di sekretariat organisasi.
Program tersebut selanjutnya akan diperluas ke seluruh kabupaten yang menjadi wilayah kepengurusan KKMM dengan target realisasi paling lambat pada akhir 2026.
Selain memperkuat solidaritas warga Muna, Darwin menegaskan KKMM akan berperan aktif membantu penyelesaian berbagai persoalan masyarakat sekaligus mendukung pengembangan sektor pariwisata.
Menurutnya, organisasi telah membangun kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Muna, Muna Barat, dan Buton Tengah guna mengoptimalkan potensi destinasi wisata di wilayah tersebut.
“Kegiatan ini juga menjadi promosi wisata. Kami sudah berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Muna, Muna Barat, dan Buton Tengah untuk memaksimalkan potensi wisata,” katanya.
Silaturahmi Akbar KKMM tidak hanya menjadi ajang mempererat tali persaudaraan masyarakat Muna yang tersebar di Sulawesi Tenggara, tetapi juga memperlihatkan kuatnya budaya gotong royong melalui penyajian ribuan dulang yang mengantarkan organisasi tersebut meraih pengakuan dari MURI.
- Reporter: Farid







