Rukaya Pamit di Moment Penamatan TKN Pembina Wundulako

waktu baca 2 menit
Bunda Rukaya mendapat cenderamata dari guru TKN Pembina Wundulako, sebab sebentar lagi purna bakti

KOLAKA, TRIASPOLITIKA.ID – Kepala Taman Kanak-kanak Pembina Negeri (TKN) Pembina Wundulako Rukaya, pamit pada para guru di moment penamatan/pelepasan peserta didik tahun pelajaran 2021/2022, Sabtu (18/06/2022).

Rukaya yang akrab disapa “Bunda” oleh para guru, memasuki masa pensiun atau purna bakti pada usia 60 tahun, sehingga pada bulan Agustus 2022 tidak akan lagi bercengkrama dengan guru dan peserta didik di TKN Pembina Wundulako.

“Melalui kesempatan ini, saya juga pamit pada guru-guru tercinta dan orang tua peserta didik, karena pada bulan Agustus 2022 saya sudah memasuki purna bakti,” katanya.

Rukaya mengungkapkan, banyak kenangan, suka dan duka yang dialami selama memimpin TKN Pembina Wundulako. Suasana kekeluargaan sangat nampak dan terjalin dengan baik. Karena itu, dia perpesan supaya kekeluargaan yang selama ini terbina tetap dijaga dan dikembangkan.

“Semoga kedepan TK Negeri Pembina Wundulako semakin maju dan baik,” harap Rukaya.

Saat penyerahan cenderamata dari para guru TKN Pembina kepada Bunda Rukaya, terlihat kesedihan pada raut muka mereka.

“Cenderamata yang kami berikan ini janganlah dilihat dari nilainya, tapi ini merupakan bentuk keikhlasan dari guru-guru yang selama ini selalu bersama dengan Bunda,” kata Farida.

Dengan penuh keharuan, Farida mengungkapkan bahwa selama ini Bunda Rukaya mereka telah anggap sebagai orang tua mereka. Setiap ada masalah yang mereka hadapi, selalu disampaikan kepada Bunda Rukaya dan pasti mendapat solusi yang baik.

“Kami selalu berdoa supaya Bunda selalu diberikan kesehatan dan umur yang panjang,” kata Farida dengan suara yang serak menahan haru.

Sementara Penilik TK PAUD/TK Kecamatan Wundulako Suwito, berharap nantinya yang mengantikan Rukaya sebagai Kepala TKN Pembina Wundulako dapat melanjutkan program yang telah dijalankan, sekaligus membuat terobosan program yang lebih baik lagi.

Reporter: Ama Naufal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!