Puluhan siswa dan guru SMAN 20 Konawe diduga keracunan MBG
KONAWE : TRIASPOLITIKA.ID – Sebanyak 59 orang, terdiri atas 58 siswa dan seorang guru SMAN 20 Konawe, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, mendapat penanganan medis setelah diduga mengalami keracunan makanan pada Kamis (24/9/2026).
Data Dinas Kesehatan Kabupaten Konawe mencatat, sebagian korban telah diperbolehkan kembali ke rumah setelah kondisi mereka membaik. Dari jumlah tersebut, 22 orang, termasuk seorang guru, dipulangkan dari sekolah.
Sementara 37 korban lainnya mendapatkan perawatan di sejumlah fasilitas kesehatan. Sebanyak 33 orang dirawat di RSUD Konawe, satu korban menjalani perawatan di RS Setia Bunda, sedangkan tiga lainnya ditangani di Puskesmas Tongauna.
Dinas Kesehatan Kabupaten Konawe masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kejadian tersebut. Sampel makanan yang diduga berkaitan dengan kasus itu telah diperiksa untuk dilakukan uji laboratorium di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Konawe.
Alfred dari Dinas Kesehatan Kabupaten Konawe mengatakan hasil pemeriksaan laboratorium diperlukan untuk memastikan penyebab gangguan kesehatan yang dialami para siswa dan guru.
“Untuk penyebabnya masih dilakukan uji laboratorium di Labkesda Konawe,” ujarnya.
Informasi sementara menyebutkan salah satu makanan yang diduga berkaitan dengan kejadian tersebut adalah bakso Prosen yang dibeli dari sebuah kios. Adapun program makanan bergizi gratis (MBG) yang diterima siswa di sekolah itu disediakan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tongauna-Asao.
Pasca-kejadian tersebut, aparat Polres Konawe turut melakukan pemantauan terhadap para korban yang menjalani perawatan. Kapolres Konawe AKBP Edi Raharjono, S.IK, M.Si memimpin pemantauan dengan didampingi Kabag Ops AKP Kadek Sujayana, SH dan Kasat Intelkam IPTU Hamsar, SH.
Di sisi lain, SPPG Tongauna-Asao untuk sementara dihentikan operasionalnya. Koordinator Wilayah Kabupaten Konawe untuk SPPG dan Badan Gizi Nasional (BGN), Nopri Al Ikmansyah, SH, membenarkan penghentian tersebut.
Menurut Nopri, keputusan penutupan SPPG Tongauna-Asao dilakukan oleh BGN Pusat dan surat keputusan terkait penghentian sementara telah diterbitkan.
“Sudah resmi ditutup dan suratnya sudah terbit,” katanya.
Sampai saat ini, penyebab pasti dugaan keracunan yang dialami puluhan siswa dan seorang guru SMAN 20 Konawe masih menunggu hasil pemeriksaan sampel makanan oleh Labkesda Konawe.







