Peringati Nuzululqur’an, Perusahaan Nikel CNI Group Gelar Tabligh Akbar Bersama Ribuan Warga

waktu baca 3 menit

KOLAKA, TRIASPOLITIKA.ID – Dalam rangka memperingati Nuzululqur’an, pelaku industri pertambangan nikel nasional PT Ceria Nugraha Indotama (CNI) Group menggelar Tabligh Akbar bersama ribuan warga di Kecamatan Wolo, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara pada Minggu (9/3/2023) malam.

Selain untuk mengamalkan keistimewaan bulan suci Ramadhan, momentum ini juga sebagai bentuk kepedulian sekaligus berbagi kebersamaan CNI Group sebagai salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) hilirisasi nikel yang dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo.

Peringatan Nuzululqur’an yang diprakarsai oleh CNI Group ini sejalan dengan harapan Presiden Joko Widodo agar umat Islam di seluruh tanah air dapat memperkuat kebersamaan dalam keragaman. Dan yang lebih penting, umat Islam dapat mengingat diturunkannya kitab suci Al-Qur’an yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad SAW, sebagai petunjuk bagi kehidupan manusia.

Tabligh Akbar yang menghadirkan Dai kondang Ustadz Riza Muhammad ini berlangsung di lapangan Joeng 45 Wolo dengan dihadiri oleh lebih dari 6.000 orang.

Mengusung tema “Menuju Wolo Ceria dan Bersahaja”, CNI Group mengajak masyarakat untuk hidup sederhana dan bersahaja, namun tetap bahagia, ceria dan bersyukur atas nikmat yang diberikan oleh Yang Maha Kuasa.

Tabligh Akbar ini menghadirkan serangkaian kegiatan yang diikuti langsung oleh masyarakat setempat, mulai dari buka puasa bersama, khataman Al-Qur’an, hingga shalat tarawih berjamaah.

Dalam kesempatan yang sama, CNI Group juga menyerahkan 2.800 paket Al-Qur’an, sebagai kelanjutan penyerahan paket Al-Qur’an sebelumnya sebanyak 4.700 buah ke berbagai TPA dan Pondok Pesantren di sekitar wilayah operasi CNI Group.

Sebagai puncak Tabligh Akbar, Ustadz Riza Muhammad memberikan tausiyah. Dengan suara lantangnya, ia menyerukan kepada ribuan kaum muslimin untuk senantiasa menyandarkan kehidupan dan berdoa hanya kepada Allah SWT, apapun yang menjadi cita-citanya niscaya terkabulkan.

Bukan seperti sebagian orang yang mengaku hebat sehingga tidak melibatkan Allah SWT. Padahal tanpa bantuan Allah SWT mereka tidak bisa berbuat apa-apa.

“Jika ada masalah, hendaklah dihadapi dengan sabar kemudian ambil wudhu dan shalat, curhat kepada Allah SWT. Bukan sebaliknya curhat di media sosial. Padahal manusia tidak bisa menyelesaikan masalah orang lain,” tegasnya.

Tak lupa Ustadz Riza mendoakan CNI Group agar selalu diberkati Allah SWT, sehingga dapat memberikan manfaat dan kesejahteraan bagi masyarakat Wolo.

Menurutnya, kesuksesan, keberkahan dan kekayaan yang dikelola akan baik, jika Al-Qur’an dan Hadits dijadikan pedoman.

“Indonesia kaya akan sumber daya, tapi pengelolanya tidak bersyukur kepada Allah SWT, sehingga pengelolaan kekayaan bukannya baik, tapi justru mendatangkan permasalahan baru,” kata Ustadz Riza.

Sementara itu, Wakil Direktur Utama PT CNI Group, Djen Rizal Muhammad mengatakan, tabligh Akbar yang diselenggarakan ini sebagai bentuk pengamalan terhadap Al-Qur’an sebagai kitab suci umat Islam di dunia. Karena itu, hendaknya ditunjukkan rasa cinta, hormat dan ta’zim kepada Al-Qur’an yang merupakan Kalamullah yang tiada tandingannya.

“Dengan acara ini, kita berharap dapat meneladani sifat Nabi Muhammad SAW yang sangat mencintai Al-Qur’an, sekaligus menjadi pedoman hidupnya,” kata Djen Rizal.

“Sikap itu tercermin dalam sifatnya yakni Amanah (dapat dipercaya), Fathanah (cerdas), Siddiq (jujur), Tawadhu (rendah hati) dan Tabligh (menyampaikan),” tambah Djen Rizal.

Bupati Kolaka, Ahmad Safei meminta kepada masyarakat agar mendukung proyek kebanggaan nasional CNI Group yang ada di Wolo.

“Sehingga kesuksesan yang dilakukan PT Ceria Nugraha Indotama dapat membawa kesejahteraan bagi masyarakat Wolo,” katanya.

“Karena itu, jagalah investasi PT Ceria Nugraha Indotama, apalagi karyawannya lebih banyak dari Wolo dan masyarakat telah menikmati kehadiran PT Ceria,” sambung bupati Kolaka dua periode ini.

Ahmad Safei juga berpesan agar literasi beragama harus terus dibangun. Umat Islam harus memahami bahwa Islam adalah Rahmatan Lil Alamin. Tidak boleh sesama Islam saling membid’ahkan, bahkan mengkafirkan sesama muslim.

“Jika muncul masalah, hendaknya diselesaikan secara musyawarah, adil dan bijaksana,” imbuhnya.

Ahmad Safei berharap seperti disampaikan Ustadz Riza, Wolo dengan segala macam kekayaan alamnya dan kerukunan warganya dapat menjadi daerah yang Baldatun Thayyibatun Wa Rabbun Ghafur. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!