Untuk PPPK Koordinasikan ke KEMENKES RI
Nakes Mubar Mengeluh tidak mendapat kuota PPPK, Begini kata Bupati
MUBAR, TRIASPOLITIKA.ID – Sejumlah tenaga kesehatan (Nakes) non Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Muna Barat (Mubar), mengeluh upah honorer mereka yang tak kunjung jelas.
Tidak hanya itu, mereka juga mengeluh karena tidak mendapat kuota Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2023. Sedangkan guru mendapat kuota sebanyak 273.
Untuk itu, mereka meminta pemerintah daerah Mubar untuk memprioritaskan nakes pada penerimaan PPPK 2023. Dikarenakan ada beberapa nakes yang telah lulus passing grade saat tes PPPK 2022 lalu.
Menyikapi hal tersebut PJ Bupati Mubar Dr Bahri mengatakan, pemerintah daerah Mubar telah berupaya semaksimal mungkin untuk mengusulkan honorer nakes ke Kemenpan-RB supaya mendapatkan kuota tenaga kesehatan pada penerimaan PPPK 2023.
Kata Bahri, pihaknya menyanggupi untuk menyediakan anggaran dalam penerimaan PPPK tenaga kesehatan. Namun hal tersebut ditentukan dari Pemerintah Pusat. Bahri mengaku hingga saat ini Kemenpan-RB belum menetapkan formasi untuk PPPK bagi Nakes di Mubar.
“Saya sudah perintahkan kepala BKPSDM untuk menelusuri dan menyelesaikan masalah ini. Pemkab tetap terus berupaya memperhatikan kesejahteraan honorer,” ujar Bahri, Rabu (13/9/2023).
Kata dia, pemerintah daerah tidak mempunyai kewenangan untuk penetapan kuota PPPK bagi Nakes. Selain itu, pemerintah daerah juga tidak bisa memprioritaskan nakes yang telah lulus passing grade. Hal itu dikarenakan melalui seleksi terbuka.
”Namun untuk hitungan alokasi dasar anggaran PPPK nakes telah diperhitungkan,” katanya.
Ia berharap, nakes non ASN tetap bersabar dalam menunggu prosesnya. ”Keluhan nakes akan terus kita perjuangkan, sebagai bentuk kepedulian pemerintah serta menjawab kebutuhan masyarakat utamanya tenaga honorer,” jelas Bahri.
Sementara itu terkait upah honorer yang belum dibayarkan, PJ Bupati Mubar mengaku bakal sesegera mungkin melakukan proses pencairan. ”Pencairan melalui Dinas Kesehatan Mubar, ditransfer langsung ke rekening nakes non ASN,” terangnya.
Kepala Dinas Kesehatan Mubar La Ode Mahajaya mengaku bakal mengawal aspirasi nakes non ASN bersama PJ Bupati Mubar. Ia akan melakukan langkah konkret dalam merealisasikan aspirasi nakes.
“Kita akan berupaya memberikan yang terbaik bagi honorer kita,” tandasnya.
Reporter: Dedi







