Mayat Pria Ditemukan Terapung di Pantai Indah Kapu Kolaka, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

waktu baca 2 menit

KOLAKA, TRIASPOLITIKA.ID – Personel gabungan Polsek Samaturu bersama Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kolaka mengevakuasi sesosok mayat laki-laki yang ditemukan terapung di kawasan Wisata Pantai Indah Kapu, Dusun III, Desa Sani-Sani, Kecamatan Samaturu, Kabupaten Kolaka, Minggu (5/7/2026) sekitar pukul 12.25 Wita.

Korban diketahui bernama Tahang (44), seorang petani yang merupakan warga Lingkungan V Watutebongga, Kelurahan Induha, Kecamatan Latambaga, Kabupaten Kolaka.

Kasubsi Penmas Humas Polres Kolaka, Aiptu Riswandi, mengatakan penemuan mayat bermula ketika seorang pengunjung wisata bernama Wanes (55) sedang berenang di sekitar pantai.

“Saksi melihat jasad korban dalam posisi terapung di laut dengan jarak sekitar 30 meter dari bibir pantai. Saksi kemudian meminta bantuan warga sekitar untuk mengevakuasi korban ke tepi pantai sebelum melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian,” jelas Riswandi.

Mendapat laporan tersebut, personel Polsek Samaturu bersama Satreskrim Polres Kolaka langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi jasad korban.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi, petugas tidak menemukan adanya luka akibat benda tumpul maupun benda tajam pada tubuh korban.

Meski demikian, untuk memastikan penyebab kematian, jasad korban dibawa ke Rumah Sakit SMS Berjaya Kolaka guna menjalani visum et repertum, baik pemeriksaan internal maupun eksternal.

Polisi juga telah menghimpun keterangan dari keluarga mengenai aktivitas terakhir korban sebelum ditemukan meninggal dunia.

Sekitar pukul 08.00 Wita, korban diketahui memetik cengkih bersama kakaknya, Samsuddin, di kebun miliknya yang berada di Dusun III, Desa Sani-Sani.

Kemudian pada pukul 10.20 Wita, korban berpamitan kepada kakaknya untuk menemui tantenya, Hj. Indo Sakka.

Sekitar pukul 11.30 Wita, keponakan korban, Tasmir, melihat korban tiba di rumah Hj. Indo Sakka di Dusun V, Desa Malaha. Menurut keterangan keluarga, korban sempat masuk ke dalam rumah sambil menangis sebelum akhirnya ditemukan meninggal dunia sekitar satu jam kemudian.

Hingga kini, Satreskrim Polres Kolaka masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban. Tim Inafis telah diterjunkan guna melakukan olah TKP lanjutan, mengumpulkan barang bukti, serta memeriksa sejumlah saksi.

Selain itu, polisi juga masih melakukan pencarian terhadap sepeda motor milik korban yang hingga kini belum ditemukan di sekitar lokasi kejadian.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak berspekulasi mengenai penyebab kematian korban. Percayakan penanganan kasus ini kepada Polres Kolaka. Apabila ada warga yang melihat kendaraan korban atau memiliki informasi terkait kejadian ini, segera laporkan kepada Polsek terdekat atau Polres Kolaka,” ujar Riswandi.

  • Editor: Dekri