Mahasiswa UHO dan Warga Lamedai Gotong Royong Bersihkan Desa Sambut HUT ke-81 RI
KOLAKA, TRIASPOLITIKA.ID – Puluhan mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari yang tengah menjalankan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Berdampak Batch II 2026 bersama warga Desa Lamedai, Kecamatan Tanggetada, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, bergotong royong membersihkan lingkungan desa, Sabtu (25/7).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari persiapan menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Bakti sosial dipusatkan di kawasan Kantor Desa Lamedai hingga sepanjang jalan poros desa. Mahasiswa, perangkat desa, dan masyarakat bahu-membahu membersihkan sampah di bahu jalan, memotong rumput liar, mengecat pagar fasilitas umum, serta menata lingkungan agar lebih bersih, rapi, dan nyaman.
Gotong royong dimulai sejak pukul 07.00 Wita. Sejak pagi, masyarakat dari berbagai kalangan tampak antusias mengikuti kegiatan yang telah menjadi agenda rutin Pemerintah Desa Lamedai setiap akhir pekan.
Kepala Desa Lamedai, Jaelani Hasan, mengatakan kegiatan gotong royong rutin dilaksanakan setiap Sabtu sebagai upaya menghidupkan kembali budaya kebersamaan sekaligus meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan.

“Kami ingin menumbuhkan kembali semangat kebersamaan. Dengan gotong royong, pekerjaan yang berat menjadi ringan dan lingkungan desa tetap bersih serta sehat. Kami juga bersyukur atas kehadiran mahasiswa Universitas Halu Oleo yang sedang melaksanakan KKN di Desa Lamedai. Mereka bersama aparat desa dan masyarakat turut bergotong royong membersihkan lingkungan,” ujar Jaelani.
Menurutnya, tingginya partisipasi masyarakat menunjukkan bahwa budaya gotong royong masih terpelihara dengan baik. Selain mempererat hubungan sosial antara warga dan mahasiswa, kerja bakti tersebut juga menjadi langkah preventif untuk mengurangi risiko banjir serta mencegah munculnya penyakit akibat lingkungan yang kotor.
Sementara itu, Koordinator Mahasiswa KKN Reguler Berdampak Batch II 2026 UHO di Desa Lamedai, La Ode Muhammad Syarif, mengaku senang dapat terlibat langsung dalam kegiatan tersebut.
Ia menilai gotong royong menjadi momentum untuk memperkuat hubungan dengan masyarakat sekaligus mengedukasi warga mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
“Kami bersama aparat desa dan masyarakat membersihkan sampah di sepanjang jalan poros hingga area persawahan Desa Lamedai. Kehadiran kami diharapkan tidak hanya menjalankan program KKN, tetapi juga membawa inovasi dan mempererat hubungan dengan masyarakat. Kami juga mengajak seluruh warga untuk tidak membuang sampah sembarangan demi menjaga kebersihan desa,” katanya.
Pemerintah Desa Lamedai berharap semangat gotong royong yang ditunjukkan masyarakat dapat terus dipertahankan dan menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Kabupaten Kolaka dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Semangat “berat sama dipikul, ringan sama dijinjing” yang ditunjukkan warga Desa Lamedai menjadi bukti bahwa nilai-nilai gotong royong tetap menjadi kekuatan utama dalam membangun lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.
- Reporter: A. Jamal







