DPRD Muna Barat Ingatkan Warga Waspada Hadapi “El Niño Godzilla” dan Lonjakan Kebakaran
MUBAR, TRIASPOLITIKA.ID – Maraknya kebakaran rumah warga sepanjang 2025–2026 menjadi peringatan penting bagi Kabupaten Muna Barat untuk meningkatkan kewaspadaan menjelang musim kemarau dan potensi El Niño kuat yang populer disebut “El Niño Godzilla”.
La Ode Sariba, SP, anggota DPRD Muna Barat dari Fraksi NasDem, mengatakan beberapa kebakaran sepanjang 2026 harus dijadikan pelajaran untuk memperkuat upaya pencegahan.
Insiden kebakaran yang tercatat antara lain Ponpes Darul Muklasin Asani (13 Februari), Latompe, Kecamatan Lawa (4 Mei), Waulai, Kecamatan Barangka (6 Agustus), dan Lombujaya, Kecamatan Sawerigadi (9 Agustus).
Selanjutnya, Sariba mengapresiasi respons cepat Bupati Muna Barat yang kerap turun langsung menemui korban dan, pada beberapa kejadian, memberikan bantuan dari dana pribadi.
Namun ia menegaskan bahwa respons semacam itu perlu dilanjutkan dengan kolaborasi sistemik antara pemerintah daerah, DPRD, pemerintahan desa, dan masyarakat, tidak hanya dalam penanganan pascakebakaran tetapi terutama pencegahan.
Menimbang kondisi cuaca kering yang meningkatkan risiko penyebaran api, Sariba mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap instalasi listrik, penggunaan kompor dan tabung LPG, pembakaran sampah, serta sumber api lain di sekitar rumah.
Mengingat keterbatasan fiskal APBD sebagai dampak kebijakan fiskal nasional, Sariba menyarankan langkah pencegahan sederhana yang dapat segera diterapkan, penyediaan alat pemadam api ringan (APAR) di desa, penyediaan sumber air darurat, program edukasi publik, pembentukan relawan siaga kebakaran, dan pengaktifan ronda malam.
Untuk solusi jangka panjang, ia mendorong Pemda dan DPRD melakukan audiensi bersama ke kementerian/lembaga terkait guna mencari dukungan Pemerintah Pusat dalam penambahan armada dan infrastruktur pemadam kebakaran di Muna Barat.
“Dengan kemampuan fiskal yang terbatas, kita harus membangun kolaborasi, Bupati responsif, DPRD mendukung, desa dan masyarakat bergerak, sementara kebutuhan yang belum mampu dibiayai daerah kita perjuangkan bersama ke Pemerintah Pusat. Ini ikhtiar bersama untuk melindungi masyarakat Muna Barat,” ujar Sariba.
- Reporter: Farid







