Liput Sengketa Lahan di Kolut, Wartawan Diduga Dianiaya Kades
KOLAKA UTARA, TRIASPOLITIKA.ID – Seorang wartawan bernama Nawir, dari media Warta Global Sulawesi Tenggara, diduga mengalami penganiayaan oleh Kepala Desa Makkuaseng, Kecamatan Batu Putih, Kabupaten Kolaka Utara, Herman, Sabtu (26/9/2026).
Akibat kejadian tersebut, Nawir harus mendapatkan perawatan di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Djafar Harun, Kolaka Utara. Ia mengalami luka pada bagian kepala serta pembengkakan di sekitar telinga kiri.
Nawir mengatakan, kejadian itu bermula saat dirinya hendak melakukan peliputan terkait persoalan ganti rugi lahan oleh PT Kasmar Tiar Raya kepada masyarakat di Kecamatan Batu Putih.
Menurut Nawir, dirinya baru turun dari sepeda motor ketika tiba-tiba didatangi dan dipukul oleh Herman menggunakan sarung parang.
“Saya turun di motor, tiba-tiba saya langsung dipukul sama Pak Desa pakai sarung parang. Parangnya dia cabut, tapi saya dipukul pakai sarung parangnya,” ujar Nawir saat ditemui di RS Djafar Harun Kolaka Utara.
Nawir menuturkan, kasus dugaan penganiayaan tersebut telah dilaporkan kepada pihak kepolisian. Laporan dibuat oleh pihak keluarga yang kebetulan berada di lokasi saat kejadian.
“Sudah dilapor sama keluarga saya yang kebetulan juga ada di lokasi tadi siang,” katanya.
Atas kejadian tersebut, Nawir berharap aparat kepolisian dapat menangani dan memproses kasus tersebut sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Selain melaporkan kejadian kepada kepolisian, Nawir juga tengah berkoordinasi dengan Komite Keselamatan Jurnalis Sulawesi Tenggara terkait dugaan kekerasan yang dialaminya.
Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat keterangan dari Kepala Desa Makkuaseng, Herman, mengenai tudingan tersebut.
- Reporter : Fyan







