Garda X Trans Siap Menangkan RD-FPK Pada Pilkada Konawe 2024

waktu baca 2 menit
Dukungan GXT Konawe kepada pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Konawe, Rusdianto-Fahcri Pahlevi Konggoasa

TRIASPOLITIKA.ID : KONAWE – Garda X Trans atau GXT Konawe beri dukungan kepada pasangan Rusdianto-Fachry Pahlevi Konggoasa (RD-FPK) sebagai Bupati dan Wakil Bupati Konawe di Pilkada serentak pada 27 November 2024.

 

Garda X Trans merupakan organisasi kepemudaan yang bergerak dibidang sosial dan politik. Anggota GXT merupaka warga transmigrasi Konawe.

 

Sekretaris Umum GXT Konawe, Rusdin mengungkapkan alasan organisasi ini mendukung RD-FPK pada Pilkada serentak ini.

 

“Intinya, kami sudah bersepakat dengan seluruh anggota GXT, mulai dari tingkat kabupaten hingga desa, untuk memenangkan RD-FPK dalam Pilkada ini. Kami menilai bahwa hanya mereka yang mampu melanjutkan estafet kepemimpinan yang telah dibangun selama 20 tahun berturut-turut oleh Pak Lukman Abunawas dan Pak Kery Saiful Konggoasa,” jelas Rusdin.

 

Lebih lanjut, Rusdin menjelaskan bahwa visi-misi RD-FPK saat ini memprioritaskan kesejahteraan di tingkat desa. Contohnya adalah penyediaan mobil operasional desa serta alokasi dana bantuan desa sebesar 200 juta rupiah per tahun, yang diyakini akan sangat bermanfaat bagi masyarakat Konawe secara umum, serta khususnya bagi warga eks transmigrasi,” ungkap Rusdin, yang juga merupakan tokoh pemuda di wilayah eks transmigrasi Sendang Mulya Sari.

 

Ketua Bidang Komunikasi Politik GXT, Suadi Irama, juga mengungkapkan pandangan serupa. Menurutnya, pasangan RD-FPK memiliki program yang sangat realistis dan sesuai dengan kondisi saat ini. Keputusan untuk mendukung pasangan tersebut, kata Suadi, bukanlah keputusan individu, melainkan hasil musyawarah bersama di dalam organisasi.

 

“Melihat antusiasme teman-teman di GXT dalam menentukan pilihan, serta mengingat bahwa GXT adalah organisasi yang lahir untuk memperjuangkan gerakan sosial-politik, sesuai dengan tujuan awal pembentukannya pada tahun 2016, dan juga karena keputusan organisasi telah diambil, maka mulai saat ini kami akan bergerak penuh untuk melakukan kerja-kerja politik guna memenangkan pasangan RD-FPK di akar rumput wilayah eks transmigrasi di Kabupaten Konawe,” tegas Suadi.

 

Program-program yang akan dijalankan oleh GXT, lanjut Suadi, di antaranya adalah di bidang sosial, dengan mengadakan kegiatan “Riungan Dusun” atau diskusi di tingkat dusun dan desa. Program ini merupakan bentuk konsolidasi yang akan dilaksanakan di 89 desa eks transmigrasi yang ada di Kabupaten Konawe.

 

Tujuan dari kegiatan sosial ini, tutur Suadi, adalah untuk menyerap aspirasi masyarakat dan mengidentifikasi berbagai masalah yang selama ini dihadapi oleh masyarakat eks transmigrasi, terutama di bidang infrastruktur dan pertanian. Hasil dari kegiatan ini nantinya akan dilaporkan kepada pasangan RD-FPK.