Emmsons Group Siap Investasi Besar di Indonesia: Gasifikasi Batubara dan Komitmen CSR Jadi Prioritas
JAKARTA, TRIASPOLITIKA.ID – Chairman Emmsons Group, Anil Kumar Monga, menegaskan komitmen jangka panjang perusahaannya untuk berinvestasi di sektor energi dan pembangunan berkelanjutan di Indonesia. Hal itu disampaikan dalam diskusi bertajuk “Batu Bara dan Kedaulatan Energi Nasional: Menjembatani Realitas Ekonomi dan Komitmen Iklim” yang digelar InvestorTrust dan Indonesia Economic Forum di Artotel Mangkuluhur Jakarta, Rabu (28/5).
Dalam sesi “Perspektif Investor Global: Batu Bara vs Energi Bersih di Indonesia”, Anil menyebutkan bahwa India merupakan salah satu importir utama batu bara Indonesia, dengan volume pembelian mencapai 100 hingga 210 juta ton per tahun. Posisi strategis Indonesia sebagai pemasok energi menjadikannya mitra penting dalam rantai pasok global.
“Indonesia adalah salah satu negara terkaya dalam sumber daya alam. Itu menjadikan negara ini sangat penting dalam peta energi global,” ujar Anil.
Investasi Strategis dari Tambang hingga Gasifikasi
Melalui Emmsons Group, Anil mengungkapkan kepemilikan konsesi tambang batu bara sebesar 230 juta ton di Kalimantan Timur. Namun, ia menegaskan bahwa investasi mereka tidak sekadar eksploitasi sumber daya, melainkan diarahkan pada hilirisasi energi melalui proyek gasifikasi batu bara.
“Gasifikasi adalah masa depan energi industri yang lebih bersih. Kami ingin mengolah batu bara menjadi gas yang lebih ramah lingkungan dan bernilai tambah tinggi,” jelasnya.
Gasifikasi batu bara merupakan proses konversi batu bara padat menjadi gas sintetis, yang bisa dimanfaatkan untuk bahan bakar industri maupun bahan baku kimia. Teknologi ini memungkinkan peningkatan efisiensi energi sekaligus menekan emisi karbon.
Rancang Pabrik Urea, Dorong Ketahanan Pangan
Selain sektor energi, Emmsons Group juga merancang pembangunan pabrik urea di Indonesia. Langkah ini diambil untuk memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus mendukung industrialiasi lokal.
“Kami ingin berkontribusi terhadap sektor pertanian dan mengurangi ketergantungan pada impor pupuk,” ujar Anil.
Pembangunan pabrik ini akan menjadi bagian dari ekosistem industri yang terintegrasi, mendukung produksi dalam negeri, serta membuka peluang kerja di daerah sekitar.
CSR Inklusif: Pendidikan hingga Pemberdayaan Komunitas
Komitmen Emmsons Group tak hanya dalam bentuk investasi, tetapi juga diwujudkan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang berorientasi pada penguatan kapasitas komunitas lokal. Program mencakup akses pendidikan, layanan kesehatan, pelatihan keterampilan, pengembangan olahraga, hingga beasiswa.
“CSR kami bukan hanya simbolik. Kami ingin hadir nyata dalam kehidupan masyarakat sekitar tambang. Kemajuan sejati adalah kemajuan yang dibagikan,” ucap Anil.
Dukung Kebijakan Berkelanjutan
Dalam kesempatan tersebut, Anil menyampaikan apresiasi atas dukungan kebijakan dari Pemerintah Indonesia yang telah membuka peluang investasi di sektor energi. Meski begitu, ia berharap adanya peningkatan kepastian regulasi, termasuk insentif fiskal dan kemudahan perizinan.
“Kami percaya Indonesia bisa menjadi model pembangunan energi yang bertanggung jawab dan inklusif. Kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat adalah kunci,” pungkasnya.
Tentang Emmsons Group
Emmsons Group merupakan perusahaan perdagangan global yang berbasis di India, dengan lini bisnis utama di bidang perdagangan komoditas fisik seperti produk pertanian, pupuk, batu bara, dan bahan baku industri. Komitmennya di Indonesia menjadi bagian dari strategi memperkuat posisi di sektor energi bersih dan berkelanjutan secara global.
Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES







