Danau Matano, Titipan Ilahi yang dijaga oleh Vale

waktu baca 5 menit
Keaindahan Danau Matano di Luwu Timur.
  • Penulis : Dekri Adriadi
    Wartawan : Triaspolitika.id

Dua hari setelah tiba di Kabupaten Luwu Timur, Provinsi Sulawesi Selatan, saya bersama sejumlah wartawan dari beberapa daerah di Indonesia, diajak mengunjungi Danau Matano oleh communications PT Vale Indonesia. Kami ikut serta dalam program Media Visit PT Vale Indonesia. Sekaligus ikut meriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) PT Vale Indonesia ke 55 tahun yang dipusatkan di Sorowako, Kabupaten Luwu Timur.

Saya kegirangan saat tiba di Danau Matano. Disana saya ikut menyaksikan keindahan alam yang dititip oleh sang halik di daerah itu. Disana saya merasakan dingin dan sejuk, mungkin karena wilayahnya dekat dengan pegunungan. Ditambah lagi lokasinya berada di dataran tinggi dan dikelilingi oleh banyak pohon sehingga menjadikan udara terasa segar saat berada disana.

Panorama alam di danau ini sangat memanjakan mata karena airnya yang sangat bersih, jernih, dan tenang. Saking jernihnya, dasar danau ini bisa terlihat hingga kedalaman 20 meter.

Danau Matano merupakan titipan ilahi yang keindahannya juga ikut dijaga oleh perusahaan pertambangan PT Vale Indonesia.

Konon, Danau Matano menyimpan sejarah tersendiri, terdapat beberapa situs purbakala yang dapat menjadi tujuan eksplorasi para peneliti dan arkeolog.

Dari data yang diperoleh Luas danau ini mencapai 16.000 hektare. Danau Matano terletak di Desa Matano, Kecamatan Nuha, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan. Sebutan danau ini diambil dari istilah ‘matano’ yang dalam bahasa masyarakat lokal berarti ‘mata air’.

Aktivitas Menyenangkan di Danau Matano

Ada beberapa aktivitas yang bisa kita lakukan saat berada di Danau Matano, seperti Berenang, Naik Perahu hingga Snorkeling. Aktivitas lainnya yang juga bisa dilakukan di Danau Matano adalah memancing. Area sepanjang danau tersebut bisa digunakan untuk memancing. Tapi jika ingin memancing sepuasnya, sebaiknya menggunakan perahu untuk mengunjungi spot-spot memancing yang ada di sana.

Mengapa Danau Matano tetap Jernih?

Mengapa Danau Matano tetap jernih? bukankah danau ini berada dikawasan lingkar pertambangan PT Vale Indonesia?. Bukankah Jarak antara lokasi pertambangan nikel PT Vale dengan Danau Matano hanya sekitar 30 Kilometer?. Bukankah partikel kimia, limbah industri, maupun limbah pertambangan, kerap memberikan efek berbahaya terhadap air?. Lantas mengapa air di danau itu tetap bersih dan jernih?.

CEO PT Vale Febriany Eddy mengungkapkan, salah satu tugas PT Vale selain melakukan menambangan yaitu menjaga keberlangsungan hidup alam sekitar, termasuk Danau Matano. Kata Febriany, upaya operasi pertambangan berkelanjutan yaitu tidak merusak lingkungan atau Good mining practice.

Kolam Sedimen PT Vale

Strategi jitu yang dilakukan PT Vale untuk tetap menjaga kondisi air di Danau Matano tetap bersih dan jernih yaitu dengan cara membangun Kolam Sedimen. Kata Febri, air hasil penambangan akan dikelola di kolam sedimen hingga jerni sebelum disalurkan kembali ke alam. Tujuannya agar tidak mencemari dan tidak merusak alam dan lingkungan.

Kolam Sedimen adalah tempat untuk menangkap runoff dan menahan air ketika tanah dan kotoran lain dalam air mengendap menjadi sedimen. Kebanyakan kolam pengendap diperlukan karena air keluaran yang mengandung banyak total Suspended Solid atau residu tersuspensi yang melampaui baku mutu kualitas sehingga menyebabkan air menjadi kotor.

Kolam Sedimen juga merupakan tempat untuk mengendapkan partikel yang terbawa oleh air tambang pada daerah terganggu dari aktivitas penambangan selain sebagai tempat tangkapan air limpasan dari daerah sekitar kolam pengendapan.

PT Vale Indonesia bersama Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), mengembangkan Lamella Graviti Settler (LGS). Fasilitas LGS ini terintegrasi dengan lebih dari 100 kolam pengendapan (sediment pond). Alat ini difungsikan untuk memurnikan air sisa tambang agar tidak berbahaya bagi lingkungan dan manusia.

LGS ini merupakan teknologi pertama di Indonesia untuk pertambangan yang merupakan hasil riset dan Kerjasama dengan BPPT selama 2 tahun. Secara reguler, PT Vale mengaloksikan tim yang memantau kadar Total Suspended Solid (TSS) dan Chromium, agar air limpasan sesuai dengan baku mutu pemerintah.

TSS atau tingkat kekeruhan pada air limpasan tambang disebabkan adanya aktivitas pembukaan lahan. Oleh karenanya, LGS dan kolam sedimen berperan mengembakikan air limpasan sehingga tidak berbahaya bagi lingkungan.

Begitu pula saat turun hujan, zat-zat tersuspensi akan terbawa oleh air limpasan tambang, yang biasanya di sebut total suspended solid (TSS). Selain TSS, PT Vale juga melakukan pengelolaan untuk Cr+6 atau chromium hexavalent serta parameter lainnya. LGS didesain sedemikian rupa agar air limpasan mengalir ke satu titik konsentrasi. Setelah air limpasan terkonsentrasi ke satu titik kolam pengendapan di situlah kita melakukan treatment untuk beberapa parameter baku mutu yang dipersyaratkan pemerintah.

Danau Matano tidak akan tercemar dan selalu bersih. Ini karena strategi pengelolaan air limbah yang ramah lingkungan yang dilakukan oleh PT Vale Indonesia.

Pemantauan kualitas Danau Matano secara berkala pun rutin dilakukan oleh PT Vale, sehingga kualitas air sangat baik di danau itu. Langka yang dilakukan oleh PT Vale Indonesia ini diharapkan dapat ditiru oleh perusahaan pertambangan di Indonesia.

Pengelolaan pertambangan yang dilakukan oleh PT Vale Indonesia juga mendapat pujian dari Presiden RI Joko Widodo saat meresmikan Taman Kehati Sawerigading Wallacea, yang ada di kawasan pertambangan nikel yang dikelola oleh PT Vale, di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan pada Kamis (30/03/2023) lalu.

Orang nomor satu di Indonesia itu memerintahkan kepada seluruh perusahaan tambang di Indonesia untuk meniru apa yang telah dilakukan PT Vale. Presiden Jokowi mengaku sempat meninjau langsung upaya perbaikan lahan ditambang yang dilakukan oleh PT Vale. Jokowi menilai, upaya tersebut dilakukan dengan sangat baik sehingga tidak terjadi kerusakan lingkungan.

Selain menjaga air Danau Matano agar tetap jernih, PT Vale juga menjaga lingkungan di sekitar area pertambangannya, hal ini yang membuat masyarakat di wilayah tersebut sangat puas dengan apa yang dilakukan oleh PT Vale Indonesia hingga saat ini.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!