BEM USN Kolaka Dorong Forum Kolaborasi Multistakeholder untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan

waktu baca 2 menit

KOLAKA, TRIASPOLITIKA.ID – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka mendorong lahirnya Forum Kolaborasi Multistakeholder sebagai wadah sinergi lintas sektor untuk meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Kolaka.

Komitmen tersebut menjadi salah satu hasil utama Forum Group Discussion (FGD) bertajuk Kolaka Berkelanjutan: Peran Stakeholder dalam Tata Kelola Sumber Daya Alam Sektor Pertambangan untuk Instrumen Pendidikan Daerah yang digelar di Auditorium USN Kolaka, Sabtu (5/7).

Forum tersebut mempertemukan unsur pemerintah daerah, perguruan tinggi, legislatif, perusahaan pertambangan, organisasi mahasiswa, organisasi kepemudaan, akademisi, hingga insan pers untuk membahas pemanfaatan sumber daya alam yang berkelanjutan demi mendukung peningkatan kualitas pendidikan.

Ketua BEM USN Kolaka, Andi Adrian, mengatakan forum tersebut merupakan inisiatif mahasiswa untuk memperkuat kolaborasi antarpemangku kepentingan dalam merumuskan solusi terhadap tantangan pembangunan pendidikan di daerah.

“FGD ini menghasilkan kesepakatan bersama berupa pembentukan Forum Kolaborasi Multistakeholder dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di Kabupaten Kolaka,” kata Andi Adrian.

Menurut dia, forum kolaborasi tersebut diharapkan menjadi wadah koordinasi, perumusan kebijakan, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, perusahaan pertambangan, organisasi kemahasiswaan, organisasi kepemudaan, akademisi, dan media dalam menyusun berbagai program yang berorientasi pada peningkatan kualitas pendidikan.

Dalam berita acara yang disepakati seluruh peserta, pembentukan Forum Kolaborasi Multistakeholder ditargetkan terealisasi paling lambat satu bulan sejak dokumen tersebut ditandatangani.

Komitmen bersama itu ditandatangani oleh berbagai unsur strategis, di antaranya Rektor USN Kolaka, Bupati Kolaka, Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Kolaka, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kolaka, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), PT ANTAM, PT Vale Indonesia, PT Indonesia Pomalaa Industrial Park (IPIP), PT CNI, Majelis Permusyawaratan Mahasiswa (MPM) USN, BEM USN, perwakilan organisasi kepemudaan, Ketua BEM USIMAR, akademisi, serta perwakilan media.

Melalui kesepakatan tersebut, seluruh pihak menyatakan komitmen membangun kolaborasi berkelanjutan guna mengoptimalkan kontribusi sektor pertambangan terhadap pembangunan pendidikan di Kabupaten Kolaka.

Andi menilai mahasiswa tidak hanya berperan sebagai penyampai aspirasi masyarakat, tetapi juga sebagai penggerak kolaborasi yang mampu mempertemukan berbagai kepentingan untuk menghasilkan solusi nyata bagi pembangunan daerah.

“Melalui FGD ini, BEM USN Kolaka menegaskan komitmennya untuk terus menjadi mitra strategis pemerintah, dunia usaha, perguruan tinggi, dan masyarakat dalam mendorong lahirnya kebijakan yang berpihak pada pembangunan pendidikan yang berkelanjutan,” ujarnya.

Ia berharap forum kolaborasi tersebut menjadi langkah awal lahirnya model kerja sama multipihak di Kabupaten Kolaka yang mampu mengintegrasikan potensi sumber daya alam dengan pembangunan sumber daya manusia.

“Kolaborasi hari ini adalah investasi terbaik bagi masa depan pendidikan Kabupaten Kolaka,” tutup Andi.

  • Reporter: A. Jamal