Warga Unaaha Digegerkan Penemuan Mayat ASN di Teras Kantor BPBD Konawe

waktu baca 2 menit
Posisi jenazah saat di temukan di depan kantor BPBD Konawe

KONAWE : INPEDIA.ID – Warga Unaaha, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), digegerkan dengan penemuan seorang aparatur sipil negara (ASN) berinisial S (43) yang meninggal dunia di teras Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Konawe, Jumat 30

/10/2026 pagi.

Korban ditemukan sekitar pukul 06.45 Wita oleh seorang rekan kerjanya yang hendak masuk kantor untuk melakukan absensi. Saat ditemukan, korban dalam posisi terbaring menyamping di lantai teras dengan bagian wajah tertutup pakaian.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Konawe AKP La Ode M. Jefri Hamzah mengatakan, polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) bersama tim identifikasi serta memeriksa sejumlah saksi untuk mengetahui penyebab kematian korban.

Berdasarkan keterangan saksi, korban diketahui sempat mengonsumsi minuman keras bersama beberapa rekannya di kawasan kantor BPBD Konawe pada Kamis (29/10) malam.

Korban disebut datang sekitar pukul 22.00 Wita dan bergabung dengan dua rekannya yang lebih dahulu mengonsumsi minuman keras. Korban kemudian masih berada di kantor bersama seorang rekannya hingga dini hari.

Salah seorang saksi mengaku sempat melihat korban muntah setelah mengonsumsi minuman keras. Saksi kemudian mengambilkan air putih dan menyarankan korban beristirahat di dalam kantor. Namun, korban menyampaikan hendak pulang.

Dari hasil olah TKP, polisi menemukan empat botol minuman keras merek Kereta, dua bungkus rokok, sebuah korek api, gelas plastik, serta satu unit telepon genggam.

Jefri mengatakan, pihaknya belum dapat menyimpulkan penyebab kematian korban hanya berdasarkan temuan di lokasi kejadian.

“Kami belum bisa menyimpulkan bahwa hal tersebut menjadi penyebab kematian korban,” ujarnya saat dikonfirmasi Kendariinfo.

Jenazah korban telah menjalani pemeriksaan awal di Rumah Sakit Konawe. Pihak keluarga mengajukan surat penolakan autopsi, tetapi meminta polisi tetap melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban.

Saat ini, jenazah telah dibawa ke rumah duka di Kelurahan Tuoy, Kecamatan Unaaha, Kabupaten Konawe, dan rencananya dimakamkan setelah salat Asar.