Turnamen Sepak Bola Antar Desa di Kolaka, Jadi Ajang Pererat Silaturahmi Warga dan Perusahaan

waktu baca 3 menit

KOLAKA, TRIASPOLITIKA.ID – PT Indonesia Pomalaa Industry Park (IPIP) berkolaborasi dengan Pemerintah Kecamatan Pomalaa dan Kecamatan Tanggetada menggelar turnamen sepak bola antar desa dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Turnamen yang berlangsung di Lapangan Sepak Bola Desa Sopura, Kecamatan Pomalaa, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, itu diikuti 10 tim dari dua kecamatan, terdiri atas delapan tim desa dan dua tim dari PT IPIP.

Delapan desa yang ambil bagian yakni Desa Pewisoa Jaya, Lalonggolosua, Lamedai, Oko-oko, Sopura, Hakatutobu, Lamuiko, dan Tambea.

Penutupan turnamen digelar pada Kamis (10/9/2026). Kegiatan tersebut dihadiri anggota DPRD Kabupaten Kolaka, kepala desa, tokoh masyarakat, perwakilan perusahaan, serta ribuan warga yang memadati Lapangan Sepak Bola Desa Sopura.

Kepala Desa Sopura, Sundu Bau, mengatakan turnamen tersebut tidak sekadar menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi masyarakat, khususnya warga dari dua kecamatan yang berada di wilayah perbatasan.

“Saya apresiasi dan berterima kasih kepada PT IPIP yang telah mendukung dan menyelenggarakan kegiatan ini. Kegiatan ini bukan hanya olahraga, tetapi juga kesempatan bagi kita untuk mempererat silaturahmi, membangun kebersamaan, dan memperkuat hubungan antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat,” ujar Sundu Bau.

Ia juga mengapresiasi seluruh peserta dan tim yang telah berpartisipasi sehingga turnamen dapat berlangsung dengan baik.

Sementara itu, Kepala Departemen ESG PT IPIP, Mr Hendry mengaku senang dapat terlibat langsung dalam kegiatan yang mempertemukan perusahaan dan masyarakat tersebut.

“Saya sangat senang bisa berada di sini. Saya orang Tiongkok, saya berbahasa Indonesia. Saya ingin kita bisa dekat seperti keluarga sendiri,” ujar Hendry.

Menurut dia, pertandingan sepak bola menjadi momentum untuk berkumpul dan membangun hubungan yang lebih dekat dengan masyarakat.

“Kita semua berkumpul di sini, melihat main sepak bola. Ada yang menang dan ada yang kalah. Saya merasa percaya diri karena banyak teman yang baik-baik semua,” katanya.

Perwakilan PT IPIP, Abdul Galib, yang merupakan Supervisor Departemen ESG, menjelaskan turnamen tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan perusahaan dalam memeriahkan HUT Kemerdekaan RI.

“Kegiatan ini dalam rangka memeriahkan HUT RI. Perusahaan mencoba membangun hubungan yang harmonis antara perusahaan dengan masyarakat melalui turnamen mini soccer yang diselenggarakan kurang lebih tujuh hari,” kata Abdul.

Ia menyebut turnamen tersebut mengusung semangat persahabatan antardesa. Karena itu, pertandingan tidak hanya berorientasi pada hasil akhir, tetapi juga menjadi ruang untuk membangun komunikasi dan kebersamaan antara masyarakat dan perusahaan.

“Turnamen ini adalah turnamen persahabatan antar desa,” ujarnya.

Ketua Karang Taruna Desa Oko-oko, Muhammad Rizal Rudi Lukman, menyampaikan hasil turnamen sepak bola antar desa tersebut.

Desa Oko-oko berhasil keluar sebagai juara pertama, disusul Desa Lalonggolosua sebagai juara kedua. Sementara Desa Sopura menempati posisi ketiga.

Turnamen yang berlangsung selama kurang lebih sepekan itu menjadi salah satu ruang interaksi masyarakat dari berbagai desa di Kecamatan Pomalaa dan Tanggetada.

Selain menghadirkan kompetisi olahraga, kegiatan tersebut mempertemukan masyarakat dengan pihak perusahaan dalam suasana yang lebih cair dan penuh kebersamaan.

Melalui kegiatan semacam ini, PT IPIP bersama pemerintah kecamatan berharap hubungan antara perusahaan dan masyarakat dapat terus terjalin secara harmonis, sekaligus membuka ruang kolaborasi dalam berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan.

  • Reporter: A. Jamal