Turnamen Gerindra Suprianto Cup I Ditutup, Tim Daboribo Koramil Mowewe Juara Putra

waktu baca 2 menit

KOLTIM, TTIASPOLITIKA.ID – Turnamen bola voli Gerindra Suprianto Cup I yang digelar selama 15 hari di Lapangan Abdul Madjid, Kelurahan Inebenggi, Kecamatan Mowewe, Kabupaten Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, resmi berakhir pada Senin (5/10/2026).

Turnamen yang berlangsung sejak 20 September hingga 5 Oktober 2026 tersebut ditutup setelah seluruh rangkaian pertandingan selesai.

Kompetisi berjalan aman, lancar, dan tertib dengan melibatkan tim bola voli putra dan putri dari sejumlah desa dan kelurahan di Kecamatan Mowewe.

Pada kategori putra, Tim Daboribo Koramil 1412-06 Mowewe keluar sebagai juara pertama setelah menundukkan PGRI Kecamatan Mowewe dengan skor 3-1 pada laga final.

PGRI Kecamatan Mowewe harus puas sebagai juara kedua. Sementara posisi ketiga ditempati Watupute, sedangkan Desa Sabi-Sabila berada di peringkat keempat.

Adapun kategori putri, Tim AJ Kelurahan Woitombo berhasil menjadi juara pertama. Posisi kedua diraih Kelurahan Inebenggi, disusul Desa Sabi-Sabila sebagai juara ketiga dan Desa Watupute di posisi keempat.

Ketua Komisi II DPRD sekaligus penyelenggara Gerindra Suprianto Cup I, Suprianto, ST., MT., mengatakan turnamen tersebut akan menjadi agenda tahunan.

Ia bahkan berkomitmen meningkatkan nilai hadiah serta menghadirkan piala bergilir pada penyelenggaraan berikutnya.

“Saya akan melaksanakan turnamen Gerindra Suprianto Cup setiap tahunnya. Nilai total hadiahnya akan dinaikkan dan akan diberikan piala bergilir,” kata Suprianto seusai menyerahkan hadiah kepada para pemenang.

Menurut dia, penyelenggaraan turnamen tersebut merupakan bentuk kecintaannya terhadap masyarakat Kecamatan Mowewe sekaligus upaya mendorong minat dan pembinaan olahraga di tingkat masyarakat.

Selain menjadi wadah bagi para atlet lokal untuk mengembangkan bakat, kegiatan tersebut juga dinilai memberikan dampak positif terhadap aktivitas ekonomi masyarakat.

“Tujuan kegiatan Gerindra Suprianto Cup I se-Kecamatan Mowewe ini tidak lain sebagai wujud kecintaan saya kepada masyarakat Mowewe yang membutuhkan kegiatan olahraga, sekaligus menjadi wadah untuk menumbuhkan bibit-bibit olahraga,” ujarnya.

Suprianto menambahkan, keberadaan turnamen selama 15 hari turut menggerakkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar lokasi pertandingan.

“Kegiatan ini juga dapat menghidupkan UMKM-UMKM di Mowewe selama kegiatan berlangsung,” katanya.

Penutupan turnamen tersebut turut dihadiri Kapolsek Mowewe, Danramil 1412-06 Mowewe, serta masyarakat yang menyaksikan rangkaian pertandingan hingga laga final.

  • Reporter: Tamto