Tingkatkan Kualitas SDM, BPS Butur Gelar Pelatihan Pendataan Awal Regsosek 2022

waktu baca 2 menit
Sekretaris Daerah Kabupaten Buton Utara, Muh. Hardhy Muslim. |zual/triaspolitika.id

BUTUR, TRIASPOLITIKA.ID – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Buton Utara (Butur) menggelar pelatihan petugas pendataan awal Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) 2022.

Kegiatan yang berlangsung disalah satu hotel di Butur itu, di buka oleh Sekda Butur Muh. Hardhy Muslim, Senin (03/09/2022).

Kepala BPS Butur Musdin mengatakan, pelatihan petugas awal Regsosek 2022 merupakan tahapan akhir.

Sebab sebelumnya, telah dilakukan pelatihan Instruktur Nasional BPS Pusat dan Instruktur Daerah BPS Sulawesi Tenggara (Sultra).

Kata dia, di kabupaten Buton Utara sendiri, pelatihan dilakukan sebanyak dua gelombang. Gelombang pertama mulai tanggal 3-4 Oktober 2022. Sementara gelombang kedua mulai 5-6 Oktober 2022.

“Jadi gelombang pertama di ikuti 81 peserta yang terdiri dari tiga orang instruktur daerah, 51 orang PCL yang berasal dari tenaga non organik, 17 orang PML yang berasal dari tenaga non organik, 4 orang koseka yang berasal dari organik BPS Butur, enam orang panitia,” ujarnya.

Musdin mengungkapkan ada beberapa tujuan yang hendak dicapai dalam pelatihan antara lain, tercapainya tujuan dan output pendataan awal regsosek 2022 yang berkualitas, Terlaksananya proses Business management lapangan pendataan awal regsosek 2022.

Selain itu, meningkatkan kordinasi dan komunikasi antara BPS kabupaten dan petugas lapangan terkait pelaksanaan pendataan awal regsosek 2022, meningkatkan kemampuan petugas dan menyamakan persepsi dalam memahami konsep definisi, tata cara pengisian kuesioner, alur pertanyaan, pemeriksaan dokumen dan keseluruhan SOP lapangan pendataan awal regsosek 2022.

Serta tersedianya petugas lapangan yang handal dalam melaksanakan kegiatan pendataan awal regsosek 2022.

Seluruh biaya petugas pendataan awal regsosek 2022 dibebankan melalui DIPA BPS Kabupaten Buton Utara Tahun Anggaran 2022.

Sekda Butur Muh. Hardhy Muslim yang ikut hadir di kesempatan itu menyampaikan, bahwa pendataan awal Regsosek 2022 akan menghasilkan data terpadu dan tidak hanya untuk program perlindungan sosial, tetapi juga data kondisi sosial ekonomi keluarga yang juga dibutuhkan untuk perencanaan pembangunan yang lebih terarah.

“Oleh karna itu pelatihan petugas menjadi salah satu hal yang penting dalam pelaksanaan Regsosek,” tandasnya.

Reporter: Zual

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *