PT Vale Latih 35 Pemuda Lokal Jadi Operator Alat Berat Bersertifikasi BNSP

waktu baca 3 menit

LUWU TIMUR, TRIASPOLITIKA.ID – PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) terus memperkuat kontribusinya dalam pengembangan sumber daya manusia di wilayah pemberdayaan perusahaan.

Melalui Program Pelatihan Vokasi dan Sertifikasi Operator Alat Berat, perusahaan memberikan kesempatan kepada 35 angkatan kerja lokal untuk meningkatkan kompetensi dan daya saing di dunia kerja.

Peserta program berasal dari empat wilayah pemberdayaan Blok Sorowako, yakni Kecamatan Nuha, Towuti, Wasuponda, dan Malili. Kegiatan pembukaan pelatihan dilaksanakan di Hotel Duta Inn, Sorowako, Kabupaten Luwu Timur, Rabu (24/6).

Selanjutnya, para peserta akan mengikuti proses pelatihan intensif selama satu bulan di Palopo Skill Centre dengan fokus pada penguasaan keterampilan pengoperasian alat berat jenis excavator dan dump truck.

Setelah menyelesaikan seluruh tahapan pelatihan dan dinyatakan kompeten, peserta akan mengikuti uji sertifikasi yang diterbitkan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) sebagai pengakuan resmi atas kemampuan yang dimiliki.

Head of External Relations Sorowako & Outer Area PT Vale Indonesia, Yusri Yunus, mengatakan program tersebut dirancang untuk membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat lokal terhadap peluang kerja yang membutuhkan keterampilan teknis dan sertifikasi profesi.

Menurutnya, pendekatan pelatihan berbasis kompetensi tidak hanya membekali peserta dengan kemampuan operasional alat berat, tetapi juga pemahaman mengenai aspek keselamatan kerja yang menjadi standar utama di sektor industri.

“Kami percaya bahwa peningkatan kompetensi masyarakat lokal merupakan investasi jangka panjang yang memberikan manfaat bagi individu, komunitas, maupun daerah. Melalui program pelatihan dan sertifikasi ini, kami ingin memperkuat kapasitas angkatan tenaga kerja lokal agar memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri, sehingga semakin siap dan lebih mudah terserap di dunia kerja,” ujar Yusri.

Ia menambahkan, program tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan kontribusi nyata bagi pengembangan masyarakat di kawasan pemberdayaan PT Vale.

Salah seorang peserta pelatihan operator excavator asal Wasuponda, Nur Fadilah, mengaku antusias mengikuti program tersebut karena melihat pentingnya memiliki keterampilan tambahan di luar latar belakang pendidikan formal.

“Saya tertarik mengikuti pelatihan operator alat berat karena dapat memperluas peluang kerja. Apalagi sebagai putri daerah dari Luwu Timur yang merupakan kawasan pertambangan,” katanya.

Program Pelatihan Vokasi dan Sertifikasi Operator Alat Berat menjadi bagian dari inisiatif pemberdayaan masyarakat PT Vale di bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia.

Program ini juga sejalan dengan komitmen perusahaan dalam menciptakan iklim industri yang berkelanjutan melalui investasi pada pengembangan kapasitas masyarakat lokal.

Selain meningkatkan keterampilan teknis, pelatihan tersebut diharapkan mampu mendorong kemandirian masyarakat dalam menghadapi tantangan dunia kerja yang semakin kompetitif dan menuntut tenaga kerja siap pakai.

Melalui kolaborasi antara perusahaan, lembaga pelatihan, dan masyarakat, PT Vale berharap lahir lebih banyak tenaga kerja lokal yang mampu berkontribusi dalam pembangunan daerah dan sektor industri di Luwu Timur.

Keberadaan tenaga kerja terampil tersebut juga diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia serta berkontribusi terhadap peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Luwu Timur maupun Sulawesi Selatan secara umum.(**)