Plt Bupati Koltim Buka Diklat Paskibraka 2026, 75 Peserta Disiapkan untuk HUT ke-81 RI

waktu baca 5 menit

KOLAKA TIMUR, TRIASPOLITIKA.ID – Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Kolaka Timur (Koltim) H. Yosep Sahaka, S.Pd., M.Pd., secara resmi membuka Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) serta Pemondokan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Kolaka Timur Tahun 2026.

Pembukaan kegiatan berlangsung di Lapangan Mess Pemda Koltim, Desa Matabondu, Kecamatan Tirawuta, Senin (4/8/2026). Sebanyak 75 peserta yang terdiri atas 45 putra dan 30 putri akan menjalani rangkaian pendidikan dan pelatihan sebagai persiapan menjalankan tugas pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kabupaten Kolaka Timur.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari proses pembinaan calon Paskibraka yang tidak hanya berorientasi pada kemampuan teknis pengibaran dan penurunan Bendera Merah Putih, tetapi juga diarahkan untuk membentuk generasi muda yang memiliki karakter, disiplin, jiwa kepemimpinan, serta pemahaman terhadap nilai-nilai Pancasila dan kebangsaan.

Pembukaan kegiatan diawali dengan laporan panitia oleh Ketua Panitia Paskibraka Koltim, Subhan Jaya, S.Kom., yang juga menjabat Kepala Badan Politik dan Pemerintahan Umum.

Berlangsung 1-18 Agustus

Dalam laporannya, Subhan Jaya menyampaikan Diklat dan Pemondokan Paskibraka Kabupaten Koltim Tahun 2026 merupakan bagian dari implementasi Peraturan Presiden Nomor 51 Tahun 2022 tentang Program Paskibraka beserta peraturan pelaksanaannya.

Program tersebut menjadi bagian dari proses pembinaan calon Paskibraka agar memiliki karakter yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila, kedisiplinan, kemampuan kepemimpinan, serta ketangguhan fisik dan mental.

“Kegiatan pendidikan dan pemondokan dilaksanakan mulai 1 hingga 18 Agustus 2026. Pemondokan dipusatkan di Mess Pemda Koltim, sedangkan latihan teknis pengibaran dan penurunan Bendera Merah Putih dilaksanakan di Lapangan Upacara Desa Lalingato,” jelas Subhan dalam laporannya.

Selama mengikuti program, para peserta akan menjalani jadwal pembinaan dan latihan yang telah disiapkan oleh panitia bersama tim pelatih dan pengasuh.

Sebanyak 75 peserta tersebut merupakan hasil proses seleksi dari sejumlah sekolah di Kabupaten Kolaka Timur. Mereka terdiri atas 45 peserta putra dan 30 peserta putri yang dipersiapkan untuk menjalankan tugas dalam upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Perkuat Karakter dan Wawasan Kebangsaan

Selain latihan teknis baris-berbaris, peserta akan memperoleh berbagai materi pembinaan yang dirancang untuk membangun karakter dan wawasan kebangsaan.

Materi tersebut antara lain Pembinaan Ideologi Pancasila (PIP), Wawasan Nusantara, Ketahanan Nasional, kepemimpinan, Pelatihan Baris-Berbaris (PBB), serta pembentukan karakter melalui sistem Desa Bahagia.

Rangkaian materi tersebut diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih luas kepada peserta bahwa tugas sebagai Paskibraka bukan sekadar menjalankan prosesi pengibaran dan penurunan bendera.

Paskibraka juga merupakan bagian dari pembinaan generasi muda untuk menanamkan nilai persatuan, cinta tanah air, tanggung jawab, disiplin, serta semangat kebersamaan.

Sistem Desa Bahagia juga menjadi bagian dari pembinaan selama pemondokan. Konsep tersebut diarahkan untuk membangun suasana pembelajaran dan pembinaan yang mendorong peserta memahami nilai kebersamaan, kepedulian, gotong royong, serta tanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat.

Dengan proses pembinaan tersebut, peserta diharapkan mampu membawa nilai-nilai yang diperoleh selama pendidikan ke lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat setelah seluruh rangkaian kegiatan berakhir.

Melibatkan TNI, Polri dan Purna Paskibraka

Subhan Jaya menjelaskan, proses pendidikan dan pelatihan Paskibraka Koltim didukung tim pelatih dan pengasuh dari berbagai unsur.

Tim tersebut berasal dari unsur TNI, Polri, Purna Paskibraka, tenaga medis, serta Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Kolaka Timur.

Keterlibatan berbagai unsur tersebut diharapkan dapat memberikan pembinaan secara menyeluruh, mulai dari aspek kedisiplinan, fisik, mental, kesehatan, wawasan kebangsaan, hingga kemampuan teknis dalam menjalankan tugas sebagai Paskibraka.

Selama menjalani pemondokan, kesehatan dan kondisi fisik peserta juga menjadi bagian yang perlu diperhatikan. Hal tersebut penting mengingat tugas pengibaran dan penurunan Bendera Merah Putih membutuhkan kesiapan fisik serta konsentrasi yang baik.

Seluruh pembiayaan kegiatan bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Kolaka Timur Tahun Anggaran 2026.

Yosep: Paskibraka adalah Amanah

Dalam arahannya, Plt. Bupati Koltim H. Yosep Sahaka menegaskan menjadi anggota Paskibraka merupakan sebuah kehormatan sekaligus amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

Ia meminta seluruh peserta mengikuti setiap tahapan pendidikan dan pelatihan dengan sungguh-sungguh serta memanfaatkan waktu selama pemondokan untuk meningkatkan kemampuan dan membentuk karakter.

Menurut Yosep, proses pendidikan tersebut tidak hanya ditujukan agar peserta mampu menjalankan tugas pengibaran dan penurunan Bendera Merah Putih secara baik, tetapi juga menjadi bagian dari pembentukan generasi muda yang memiliki karakter kuat.

Ia berharap para peserta dapat meningkatkan kedisiplinan, memperkuat jiwa kepemimpinan, serta menanamkan nilai-nilai kebangsaan sebagai bekal dalam kehidupan sehari-hari.

Paskibraka, lanjutnya, diharapkan mampu menjadi contoh bagi generasi muda lainnya melalui perilaku positif dan semangat untuk berkontribusi bagi daerah dan bangsa.

Disiapkan Jadi Teladan Generasi Muda

Yosep juga mengingatkan para peserta agar tidak hanya mengejar keberhasilan dalam menjalankan tugas pada upacara HUT Kemerdekaan RI.

Lebih dari itu, pengalaman selama menjadi Paskibraka diharapkan membentuk sikap disiplin, integritas, kerja sama, dan rasa tanggung jawab yang dapat diterapkan setelah kembali ke lingkungan masing-masing.

Nilai-nilai tersebut dinilai penting karena generasi muda merupakan bagian dari sumber daya manusia yang akan melanjutkan pembangunan daerah dan bangsa pada masa mendatang.

Karena itu, pembinaan Paskibraka menjadi salah satu ruang untuk menanamkan semangat kebangsaan sekaligus memperkuat karakter generasi muda di Kabupaten Kolaka Timur.

Pembukaan Diklat dan Pemondokan Paskibraka kemudian ditandai dengan penyematan tanda peserta secara simbolis oleh Plt. Bupati Koltim H. Yosep Sahaka.

Penyematan tersebut menjadi tanda dimulainya rangkaian pendidikan dan pelatihan Paskibraka Kabupaten Kolaka Timur Tahun 2026 yang berlangsung hingga 18 Agustus.

Selama masa pembinaan, seluruh peserta diharapkan mengikuti setiap tahapan dengan disiplin dan penuh tanggung jawab sehingga mampu menjalankan tugas pengibaran dan penurunan Bendera Merah Putih pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kabupaten Kolaka Timur dengan baik.

Lebih jauh, Pemkab Koltim berharap proses pembinaan tersebut memberikan pengalaman berharga bagi para peserta sekaligus menjadi bekal untuk membangun karakter generasi muda yang memiliki semangat kebangsaan, berintegritas, disiplin, dan siap berkontribusi dalam pembangunan daerah.

  • Reporter: Dekri