Pemkab Koltim Perkuat Sinergi dengan Polri pada Peringatan Hari Bhayangkara ke-80

waktu baca 3 menit

KOLAKA TIMUR, TRIASPOLITIKA.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kolaka Timur (Koltim), Sulawesi Tenggara, menegaskan komitmennya memperkuat sinergi dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan stabilitas daerah.

Komitmen tersebut disampaikan melalui kehadiran Pemkab Koltim dalam Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar di halaman Mes Pemda Koltim, Desa Matabondu, Kecamatan Tirawuta, Rabu (1/7/2026).

Pemkab Koltim dalam kegiatan tersebut diwakili Asisten II Sekretariat Daerah Koltim, La Fala, S.E. Kehadiran pemerintah daerah menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan kelembagaan sekaligus membangun kolaborasi yang semakin kuat antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat.

Upacara peringatan berlangsung khidmat dengan Kapolres Kolaka Timur AKBP Tinton Yudha Riambodo, S.H., S.I.K., M.H., bertindak sebagai Inspektur Upacara.

Sejumlah pejabat dan unsur pemerintahan turut menghadiri kegiatan tersebut, di antaranya Ketua DPRD Koltim Hj. Jumhani, S.Pd., jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), personel TNI-Polri, staf ahli bupati, para asisten Setda Koltim, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), instansi vertikal, kepala bagian Setda, para camat, tokoh masyarakat, tokoh agama, purnawirawan Polri, serta tamu undangan lainnya.

Sinergi Keamanan dan Pembangunan

Peringatan Hari Bhayangkara tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang perjalanan dan pengabdian Polri, tetapi juga menjadi ruang memperkuat koordinasi antara aparat penegak hukum dan pemerintah daerah.

Bagi Pemkab Koltim, kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat merupakan salah satu faktor penting dalam menunjang keberlangsungan pembangunan. Situasi daerah yang aman dan kondusif akan memberikan ruang bagi pemerintah untuk menjalankan program pembangunan serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Karena itu, sinergi antara Pemkab Koltim, Polri, TNI, dan seluruh elemen masyarakat dinilai perlu terus dipelihara. Kolaborasi tersebut mencakup upaya menjaga ketertiban umum, meningkatkan kesadaran hukum masyarakat, mengantisipasi potensi gangguan keamanan, hingga mendukung kelancaran berbagai aktivitas sosial dan ekonomi.

Pemerintah daerah juga memandang bahwa tantangan keamanan di tengah dinamika masyarakat membutuhkan pola kerja bersama. Tidak hanya mengandalkan aparat keamanan, tetapi juga membutuhkan partisipasi masyarakat melalui kepedulian terhadap lingkungan dan kepatuhan terhadap aturan yang berlaku.

Apresiasi untuk Pengabdian Polri

Kehadiran Pemkab Koltim dalam peringatan Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus menjadi bentuk apresiasi terhadap pengabdian jajaran Polri, khususnya Polres Kolaka Timur, dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.

Polri memiliki peran strategis dalam menciptakan rasa aman sekaligus menjaga stabilitas daerah. Peran tersebut menjadi semakin penting karena keamanan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari proses pembangunan dan aktivitas masyarakat sehari-hari.

Melalui momentum Hari Bhayangkara, hubungan koordinasi antara pemerintah daerah dan kepolisian diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Komunikasi dan koordinasi antarlembaga perlu terus dilakukan untuk merespons berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.

Pemkab Koltim juga berharap jajaran kepolisian terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dengan mengedepankan profesionalisme, transparansi, serta pendekatan yang humanis.

Dorong Kolaborasi Berkelanjutan

Semangat Hari Bhayangkara ke-80 diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat soliditas antara Polri, pemerintah daerah, TNI, serta seluruh komponen masyarakat di Kabupaten Kolaka Timur.

Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas sosial dan ekonomi dengan lebih nyaman.

Selain aspek keamanan, sinergi antarlembaga juga diharapkan dapat mendukung peningkatan pelayanan publik serta memperlancar pelaksanaan berbagai program pemerintah daerah. Dengan koordinasi yang baik, potensi persoalan di lapangan dapat diantisipasi dan ditangani secara lebih cepat serta terukur.

Pemkab Koltim menegaskan bahwa pembangunan daerah membutuhkan dukungan seluruh pemangku kepentingan. Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri, sehingga kemitraan dengan Polri, TNI, DPRD, instansi vertikal, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan kelompok masyarakat menjadi bagian penting dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.

Melalui semangat kebersamaan tersebut, Pemkab Koltim berharap hubungan antara pemerintah daerah dan Polri semakin solid serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi terciptanya keamanan, ketertiban, pelayanan publik yang berkualitas, dan pembangunan daerah.

Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus menjadi pengingat pentingnya menjaga persatuan dan kebersamaan dalam menghadapi berbagai tantangan di masa mendatang.