Pembangunan Kantor Koperasi Merah Putih di Kolaka Terkendala Respons Pemerintah Setempat

waktu baca 2 menit
Abd Rajab

KOLAKA, TRIASPOLITIKA.ID – Rencana pembangunan kantor Koperasi Merah Putih di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, belum menunjukkan kemajuan karena dinilai kurangnya respons dari pihak pemerintah setempat.

Hal itu diungkapkan Ketua Koperasi Merah Putih Kelurahan Dawi-dawi, Kecamatan Pomalaa, Abd Rajab, pada Senin (10/11/2025).

Menurut Abd Rajab, lokasi pembangunan kantor Koperasi Merah Putih telah direncanakan di Jalan Bypass Kolaka–Pomalaa. Namun, pihaknya mengaku belum mendapatkan dukungan penuh dari Lurah Dawi-dawi dan Camat Pomalaa.

“Kami sudah melakukan koordinasi dengan Lurah dan Camat terkait perencanaan pembangunan kantor Koperasi Merah Putih. Tapi sejauh ini responsnya masih kurang,” ujar Abd Rajab.

Ia menjelaskan, pihaknya telah mengajukan surat keterangan lokasi yang diketahui oleh Lurah dan Camat sebagai dasar pendataan aset, serta telah berkoordinasi dengan Dinas Koperasi Kolaka. Namun, hingga kini belum ada tindak lanjut berarti dari pihak pemerintah kecamatan maupun kelurahan.

“Kami sudah menempuh prosedur administratif sesuai aturan, termasuk berkonsultasi dengan Dinas Koperasi Kolaka. Tapi rencana pembangunan gerai koperasi di Kelurahan Dawi-dawi belum mendapatkan respons sebagaimana yang kami harapkan,” tambahnya.

Program Koperasi Merah Putih merupakan inisiatif nasional yang digagas Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat ekonomi kerakyatan dan pemberdayaan desa.

Program ini menargetkan pembentukan 80.000 koperasi di seluruh Indonesia, dengan fokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat desa, pemberdayaan UMKM, dan ketahanan pangan nasional.

Di Kabupaten Kolaka, pembangunan kantor Koperasi Merah Putih diharapkan menjadi salah satu langkah konkret dalam memperkuat ekonomi lokal melalui sistem koperasi modern yang berbasis digital dan inklusif.

Namun, Abd Rajab menegaskan, dukungan dari pemerintah daerah sangat dibutuhkan agar program nasional ini bisa berjalan optimal di tingkat daerah.

Sementara itu Camat Pomalaa Rachmat Gavoer yang di konfirmasi melalui pesan whatsaap belum memberikan keterangan apapun.

  • Reporter: A. Jamal