Pelabuhan Pomalaa Jadi Lokasi Bengkel Truk, Warga Keluhkan Gangguan Lalu Lintas

waktu baca 2 menit

KOLAKA, TRIASPOLITIKA.ID – Warga Kelurahan Dawi-dawi, Kecamatan Pomalaa, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, mengeluhkan pemanfaatan badan jalan di depan Pelabuhan Pomalaa yang berubah fungsi menjadi lokasi bengkel atau workshop truk roda 10 dan mobil tangki.

Kondisi tersebut dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan serta merusak infrastruktur, Selasa, 17 Februari 2026.

Mustamin, warga Kelurahan Dawi-dawi, mengatakan jalan yang berada di kawasan pelabuhan seharusnya menjadi jalur utama keluar-masuk kendaraan.

Namun, aktivitas perbaikan truk dan mobil tangki bahan bakar minyak (BBM) jenis solar di lokasi itu justru mengganggu arus lalu lintas.

“Jalan di depan pelabuhan sekarang dijadikan workshop. Truk-truk parkir lama, aktivitas bongkar pasang dilakukan di badan jalan. Selain semrawut dan mengganggu pemandangan pelabuhan, aspal juga rusak dan berubah jadi lumpur,” kata Mustamin.

Ia menambahkan kondisi tersebut meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas, terutama bagi pengendara roda dua dan kendaraan yang melintas menuju pelabuhan.

Menurut dia, keberadaan bengkel liar di area strategis itu membuat lalu lintas tidak nyaman dan membahayakan.

Hingga berita ini diturunkan, Dinas Perhubungan Kabupaten Kolaka belum memberikan keterangan resmi terkait persoalan tersebut.

Warga berharap pemerintah setempat, mulai dari lurah hingga camat Pomalaa, segera turun tangan untuk menertibkan aktivitas bengkel di badan jalan.

Masyarakat meminta fungsi jalan dikembalikan sebagaimana mestinya sebagai jalur lalu lintas umum yang aman, tertib, dan mendukung aktivitas pelabuhan.

  • Reporter: A. Jamal