Pasien Tuberkulosis di Konawe Capai 597 Penderita
TRIASPOLITIKA.ID : KONAWE – Warga desa Tabanggele, Kecamatan Pondidaha, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara digegerkan peristiwa bunuh diri oleh seorang warga di sebuah kamar tidur, pada Kamis 29/02/2024 lalu.
Dimana lelaki inisial P (33) nekat mengakhiri hidupnya dengan cara melukai lehernya sendiri menggunakan sebilah parang, aksi tersebut terekam oleh kamera handphone warga.
Menurut keterangan kepolisian, aksi nekat tersebut diduga dilatar belakangi depresi, dimana korban memiliki penyakit tuberkulosis atau TB yang tidak kunjung sembuh.
” Menurut keterangan Keluarganya, Korban ini depresi, karena mengidap penyakit TBC sejak tahun 2022 dan selama ini melakukan rawat jalan namun penyakitnya belum sembuh,” kata Kapolsek Pondidaha, Iptu Della.
Berdasarkan data dinas kesehatan Konawe, mencatat sejak tahun 2023 angka penderitaan penyakit Tuberculosis di Konawe mencapai 597 kasus penderita.
Penderita TB yang tercatat tersebut menjalani pengobatan rawat jalan selama enam bulan.
Masih data Dinkes, dari 30 Puskesmas dan Satu Rumah Sakit hanya Puskesmas Alosika yang tidak memiliki kasus TB sementara 29 lainya terdapat pasien Tuberkulosis.
Sementara Puskesmas dengan angka kasus terbanyak berada di Puskesmas Unaaha dan Morosi sebanyak 30-31 penderia kemudian Rumah Sakit Konawe sebanyak 291 penderita. Sementara Puskesmas Pondidaha sebanyak 11 pasien.
Kepala Dinas Kesehatan Konawe, drg. Mawar Taligana mengatakan, kasus TB tersebut masuk dalam pantauan masing-masing Puskesmas dan Rumah Sakit.
Mereka kata Mawar menjalani rawat jalan dan pengobatan selama enam bulan selain itu para pasien TB ini akan di data pihak medis termaksud lingkungan keluarga pasien.
” Keluarga pasien TB ini juga akan di data pihak medis, ” kata drg. Mawar Taligana.

Ia menjelaskan, TB ini disebabkan oleh virus yang menyerang paru-paru dan dapat menyebar melalui udara saat penderita bersin atau batuk.
” Virusnya ini bisa bertahan di dalam tubuh dan akan menyerang saat kekebalan tubuh menurun, untuk itu, perlu memproteksi diri jika berhadapan dengan penderita TB salah satunya menggunakan masker, ” ungkap drg Mawar Taligana.







