oleh

Pasangan Kakek Nenek Asal Puosu Mengaku Dijebak Penantang Petahana

KOLTIM, TP – Pasangan kakek nenek asal Desa Puosu Kecamatan Mowewe, Kolaka Timur, yang videonya sempat viral akhirnya terjawab. Video seorang kakek yang diduga sengaja dipaksa untuk berbicara bahwasanya tidak diberikan uang saat mengikuti deklarasi pasangan ber akronim Bersatu mendapat kecaman keras dari sang kakek.

Pasalnya, kakek bernama Dau dan istrinya Suria itu sengaja hadir diacara deklarasi dengan sukarela. Namun ada salah seorang pemuda sengaja mengatakan jika tim paslon Bersatu membagikan uang.

“Saya sampai di dekat-dekat lapangan, ada anak muda yang dekati saya, dia tanya kalau saya dikasi uang, saya jawabmi tidak ada hae. Terus dia bilang, tunggu saya hubungi orang yang mau kasi kita uang. Ternyata pale di ada rekam saya baru disebar yang akhirnya kasian dia rusak namaku dengan Pak Tony,” keluh Dau dengan nanda sedih, Senin (31/8/2020).

Dikatakannya, ia dan istrinya sengaja menghiri acara deklarasinya pasangan Bersatu. Hal itu dikarenakan kakek tersebut senang dengan pasangan kedua figur tersebut.

“Tapi teganya kasian mereka kasi begitu saya, direkam pale baru disebar seolah-olah saya dijanji dapat uang, saya malu sama keluarga dengan video itu,” ujar Dau dengan nada sedih.

Atas peristiwa itu, ia meminta agar para pembenci Tony Herbiansyah untuk berhenti membuat provokasi ditengah masyarakat.

“Janganmi lagi kasian buat korban kayak saya dengan istri. Apakah kasian salahnya itu Pak Tony baru kalian carikan terus masalah. Kalau mau menang juga bukan begini caranya,” katanya.

Reporter : Reyhard

Komentar

HUKUM KRIMINAL