Menperin Kunjungi IPIP Pomalaa, Dorong Penguatan Hilirisasi Mineral di Kolaka
KOLAKA, TRIASPOLITIKA.ID – Menteri Perindustrian (Menperin) Muhammad Sarmuji mengunjungi kawasan industri PT Indonesia Pomalaa Industry Park (IPIP), Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, Minggu (1/11/2026).
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pengembangan industri hilirisasi mineral sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Dalam kunjungan tersebut, Muhammad Sarmuji didampingi sejumlah pejabat Kementerian Perindustrian serta anggota DPR RI Ridwan Bae. Rombongan disambut langsung CEO IPIP Ning Jiancheng bersama jajaran manajemen perusahaan.
Selama berada di kawasan industri, Menperin meninjau perkembangan proyek strategis IPIP. Rombongan juga menerima paparan mengenai progres pembangunan, rencana pengembangan kawasan, serta kontribusi perusahaan terhadap masyarakat dan perekonomian daerah.

Dalam kesempatan itu, Sarmuji menyampaikan apresiasi terhadap komitmen IPIP dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan daya saing industri nasional.
Dukungan pemerintah terhadap pengembangan kawasan tersebut juga tercermin melalui penetapan IPIP sebagai Objek Vital Nasional Bidang Industri (OVNI) pada September 2025. Sebelumnya, kawasan industri ini juga telah masuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN).
Menurut Sarmuji, pengembangan kawasan industri terintegrasi tidak semata-mata berorientasi pada peningkatan kapasitas produksi dan nilai investasi. Lebih dari itu, keberadaan industri diharapkan mampu memberikan dampak berganda (multiplier effect) bagi perekonomian daerah maupun nasional.
“Dan yang paling penting adalah keberadaan industri bisa membuka lapangan kerja bagi masyarakat lokal, serta memperkuat perekonomian daerah,” katanya.

Sementara itu, CEO IPIP Ning Jiancheng menyambut positif kunjungan jajaran Kementerian Perindustrian dan anggota DPR RI tersebut.
Ia berharap keberadaan kawasan industri IPIP dapat mendukung cita-cita bersama dalam memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat lokal, sekaligus meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional.
Menurutnya, dukungan dan sinergi antara pemerintah, legislatif, serta pelaku industri menjadi bagian penting dalam mendorong keberlanjutan pengembangan kawasan industri.
Melalui kunjungan tersebut, IPIP diharapkan terus berkembang menjadi kawasan industri yang modern, aman, dan memiliki daya saing global.
Pengembangan kawasan industri ini juga diharapkan mampu menciptakan iklim investasi yang kondusif, memperkuat ekosistem hilirisasi mineral, serta meningkatkan kontribusi sektor industri terhadap perekonomian nasional.(*)







