Menjadi tempat Munas Kadin, Manajemen Claro lakukan upaya Suksenya Munas Kadin hingga tak ada Claster baru Covid-19

waktu baca 2 menit
General Manager hotel Claro Syahrul Ramadhan bersama koodinator publikasi dan pemasaran hotel Claro. Foto: Ahmad/Triaspolitika.id

KENDARI, TP – Menjadi tempat Musyawarah Kamar Dagang Indonesia (Munas Kadin) Yang ke- VIII, hotel Claro telah menyiapkan berbagai kesiapan serta antisipasi terkait penyebaran covid-19 claster baru yang akan muncul nantinya.

Hal ini disampaikan General Manager Sahril Ramadhan, Saat di temui awak media mengatakan, terkait dengan kesiapan manajemen Claro, awalnya merupakan langkah yang sangat singkat untuk dijadikan hotel Claro sebagai tempat kegiatan Munas Kadin. Namun, apapun itu adalah merupakan konsekuensi dari hotel Claro, karna pada prinsipnya Claro akan tetap melakukan upaya semaksimal mungkin dalam terwujudnya sebuah kegiatan, dengan kegiatan Munas Kadin pihak Claro tentu merupakan kegiatan besar yang mana menurutnya Munas Kadin merupakan acara dengan skala Nasional.

” Ya, Oleh karena itu dari manajemen akan memberikan pelayanan yang terbaik. Ini Bukan hanya nama hotel di bawah, akan tetapi membawa nama daerah yang akan dikenal. Walaupun terbilang agak cepat, infonya kurang lebih akhir bulan Mei kemarin namun kami akan siap apapun itu, mengingat, Informasinya itu sangat mepet dan bukan kegiatan kecil maka dari itu kami menyediakan semua peralatan yang ada, salah satunya pemeriksaan ketat pendeteksi covid-19 berupa anti gen (PCL) hingga fasilitas kamar dan berbagai kebutuhan penunjang lainnya,” terang Syahril saat ditemui di ruang rapatnya, Rabu (30/6/2021).

Lanjutnya, ia juga mengungkapkan, manajemen Hotel Claro Kendari telah menyiapkan 230 kamar dari 258 kamar yang ada untuk peserta dan panitia Musyawarah Nasional (Munas) VIII Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia yang akan digelar di Kendari, 30 Juni – 1 Juli 2021.

Awalnya General Manager Hotel Claro, Syahril Ramadan mengatakan, jumlah tersebut sesuai pesanan pihak Kadin yang sebelumnya 250 kamar. Saat dikonfirmasi kembali, Kadin hanya butuh 230 kamar.

“258 kamar yang kami siapkan sudah di boking oleh panitia, 230 kamar bagi para peserta dan para panitia, kesemuanya kami sudah lakukan, sterilisasi baik dari pintu masuk, Lif, serta kamar tempat tidur bagi para peserta dan panitia,” jelasnya.

Lanjut Syahril, pihak hotel juga akan menyediakan sarapan pagi dengan menu yang berbeda serta makanan khas daerah Sultra juga akan disajikan.

“Makanan khas seperti sinonggi, kasoami dan lain sebagainya kami akan sajikan untuk para peserta yang hadir. Mereka juga biasa menanyakan itu, apalagi peserta luar daerah,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan, di tengah pandemi Covid -19 pihaknya memperketat protokol kesehatan, semua ruangan lobi, kamar dan sebagainya sudah disemprot desinfektan. Bahkan sebanyak 200 karyawan juga telah divaksin.

“Kurang lebih 200 karyawan kami sudah mengikuti vaksin tahap II. Ini yang kami perketat bahkan yang bisa masuk di ruangan kecuali sudah melakukan tes swab atau rapid test,” pungkasnya.

Reporter: Ahmad