Mahasiswa KKN USN Kolaka dan GenBi Sultra Sosialisasikan Literasi Rupiah dan Kesadaran Hukum di Desa Huko Huko
KOLAKA, TRIASPOLITIKA.ID – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan XII Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka berkolaborasi dengan Generasi Baru Indonesia (GenBi) Sulawesi Tenggara menggelar kegiatan sosialisasi bertajuk Cinta Bangga Paham Rupiah dan Peduli Kenali Adukan, di Balai Kantor Desa Huko Huko, Kecamatan Pomalaa, Kabupaten Kolaka, Sabtu (2/8).
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan literasi masyarakat terhadap peran Rupiah sebagai simbol kedaulatan negara, sekaligus mengedukasi warga mengenai kesadaran hukum dan pentingnya pelaporan pelanggaran melalui gerakan Peduli Kenali Adukan.
Acara sosialisasi dihadiri oleh perangkat desa, tokoh masyarakat, serta warga dari berbagai kalangan. Meskipun Kepala Desa Huko Huko, H. Sahabuddin, berhalangan hadir, ia menyampaikan apresiasi atas inisiatif edukatif dari para mahasiswa dan GenBi yang dinilai berdampak positif dalam meningkatkan pemahaman warga terhadap nilai-nilai kebangsaan dan hukum.
Koordinator KKN Desa Huko Huko, Muhammad Hasyim, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja edukasi ekonomi dan hukum.
“Melalui sosialisasi ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk mencintai dan menjaga Rupiah sebagai alat pembayaran sah, serta memahami pentingnya berperan aktif dalam menjaga ketertiban sosial dengan mengetahui cara melaporkan pelanggaran secara tepat,” ujarnya.
Perwakilan GenBi Sultra, Enry Juliawan, menambahkan bahwa kampanye Cinta Bangga Paham Rupiah merupakan bagian dari program Bank Indonesia yang bertujuan membangun kesadaran publik terhadap peran strategis Rupiah dalam perekonomian nasional.
“Sebagai komunitas binaan Bank Indonesia, GenBi aktif menyosialisasikan nilai-nilai ini hingga ke desa-desa, agar masyarakat memahami makna Rupiah bukan hanya sebagai alat tukar, tapi juga simbol kedaulatan negara,” jelasnya.
Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui pemaparan materi, sesi diskusi, dan tanya jawab. Peserta yang aktif dalam diskusi juga mendapatkan cendera mata menarik sebagai bentuk apresiasi.
Warga tampak antusias mengikuti rangkaian acara dan berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan untuk mendukung peningkatan literasi ekonomi dan kesadaran hukum di tingkat desa.
Editor: Dekri







