KKSS Konawe Berekasi Dugaan Penghinaan Suku Melalui Karya Ilmiah

waktu baca 2 menit
H. Abd. Rahim ketua BPD KKSS Kabupaten Konawe

KONAWE, TRIASPOLITIKA.ID – Ketua Badan Pengurus Daerah Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (BPD-KKSS) Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra) ikut bereaksi atas dugaan merendahkan harkat dan martabat suku Tolaki melalui karya ilmiah (Skripsi) seorang mahasiswa Universitas Muhammadiyah Makassar.

Ketua BPD KKSS Konawe Abd Rahim menilai skripsi milik Jumardi tersebut tidak relevan dengan nilai budaya suku Bugis.

Kata dia, Suku Bugis selalu menghormati nilai-nilai kearifan budaya lokal di masing-masing daerah.

“Prinsip Suku Bugis sangat jelas. Di mana bumi dipijak di situ langit dijunjung. Prinsip inilah yang telah dicederai,” tegas Abd. Rahim saat di konfirmasi via telepon selulernya, Rabu 12 April 2023.

Ia mengungkapkan tidak ada pembedaan derajat antara suku asli Sultra khususnya Tolaki dengan suku Bugis.

Sejak saman dahulu, hubungan antara Tolaki dan Bugis terbangun dengan baik. Hal itu terlihat dengan saling menghormati adat istiadat serta budaya asli Sultra.

“Sehingga sampai sekarang ini tidak pernah ada gesekan – gesekan yang terjadi di Kabupaten Konawe,” katanya.

Kerena dugaan penghinaan Suku Tolaki melalui Skripsi Jumardi Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Makassar telah ditangani oleh aparat kepolisian dalam hal ini Polda Sultra, H. Rahim pun berharap ada solusi dan tindak lanjutnya.

Melalui kesempatan ini, Ketua KKSS Konawe mengimbau kepada seluruh Warga KKSS khususnya yang bermukim di Konawe untuk selalu menjunjung tinggi nilai- nilai budaya serta adat istiadat yang ada di Sulawesi Tenggara.

Tak lupa, H. Rahim menyampaikan apresiasi kepada DPD LAT Sultra bersama Ormas lainnya yang telah menempuh langkah hukum dalam menyikapi persoalan ini. Ia pun berharap peristiwa seperti ini tidak pernah terulang lagi.

“Terima kasih juga kepada Bupati Konawe yang telah merespon gejolak ini dengan bijak. Juga apresiasi kepada pihak TNI Polri yang telah bertindak cepat dan tegas sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan bersama,” ucapnya.

“Saya masih di Jakarta, Informasi terkait hal ini baru juga saya terima. Insya Allah balik saya akan gelar Konferensi Pers,” pungkasnya.

Reporter : Utha

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *