Ketua DPD PDI Perjuangan Sulawesi Tenggara (Sultra), Dr H Lukman Abunawas, SH, MSi, MH, saat meresmikan mesjid Merah. Foto: Istimewa
KENDARI, TP – Ketua DPD PDI Perjuangan Sulawesi Tenggara (Sultra), Dr H Lukman Abunawas, SH, MSi, MH, meresmikan mesjid Merah di Kampung Muna-muna, Kelurahan Bungkutoko, Kecamatan Abeli, Kota Kendari, Jum’at (18/6-2021).
Mesjid yang diberi nama Nur Ismail itu dibangun Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Kendari, Ishak Ismail atas nama PDI Perjuangan, pengelolaannya diserahkan kepada masyarakat setempat.
“Kami bersama DPD PDI Perjuangan membangun mesjid ini sebagai wujud kepedulian kami terhadap masyarat kecil atau wong cilik,” kata Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Kendari, Ishak Ismail saat memberi sambutan pada peresmian mesjid yang menampung sekitar 70 jamaah itu.
Penyerahan sembako pada 100 warga kurang mampu.
Sementara itu, Ketua DPD PDI Perjuangan, Lukman Abunawas, saat memberi sambutan mengatakan PDI Perjuangan selalu bersama rakyat.
Selain memberikan pengelolaan mesjid ini kemasyarakat kata dia, PDI Perjuangan juga menyalurkan seratus paket sembako kepada warga kurang mampu di kampung tersebut.
“Pak Erte, kalau ada warga benar-benar kurang mampu di kampung ini membutuhkan bantuan, kami dari PDI Perjuangan siap membantu. Kalau ada warganya yang sakit, silakan dibawa ke rumah sakit, biaya pengobatannya gratis, kami tanggung melalui LC senter,” katanya.
Penyerahan bantuan al-qur’an kepada pengelola masjid.
Sebelum peresmian mesjid itu, PDI Perjuangan bekerjasama dengan DPP LA Center menggelar Bakti Sosial sunatan massal dan pelayanan kesehatan gratis. Baksos ini digelar dalam rangkian memeriahkan Bulan Bung Karno.
Ketua Panitia Bulan Bung Karno, Hj Nirna Lachmudin menjelaskan kegiatan baksos yang dirangkaikan dengan peresmian mesjid Merah bernama Nur Ismail itu bahwa PDI Perjuangan menggelar kegiatan baksos itu sebagai wujud kepedulian partai dengan kaum wong cilik.
“Anak-anak yang mengkuiti sunatan massal ini rata-rata berasal dari keluarga kurang mampu. Dari sekitar 40 anak yang didaftarkan sebelumnya, yang datang mengikuti sunatan sampai akhir kehiatan mencapai 83 anak. Ini luar biasa respon masyarakat setempat,” ujar Nirna.
Selain mesjid merah ini, di kelurahan itu, PDI Perjuangan juga mendirikan masjid putih yang rencananya akan diresmikan Walikota Kota Kendari pada 28 Juni 2021. (Adm)