oleh

Kapolda Sultra: Laporkan Oknum Polisi yang tak Netral di Pilkada Muna

MUNA, TP – Kapolda Sulawesi Tenggara, Irjen Pol. Drs. Iyan Sultra Indrajaya mengingatkan kepada anggota kepolisian untuk menjaga netralitas dalam pelaksanaan Pemilihan kepala daerah (pilkada) yang bakal dilaksanakan pada 9 Desember 2020.

Penegasan Kapolda itu, berdasarkan intruksi serta komitmen Kapolri, Jenderal Pol Idham Azis, soal netralitas aparat kepolisian.

“Anggota Polri harus netral, kalau ada bukti pasti kita tindak lanjuti. Saya tidak pilih kasih sesuai aturan tentang kode etik profesi Polri,” ujar Kapolda Sultra, Kamis, (03/12/2020).

Yan Sultra Indrajaya mengatakan, pihaknya tidak segan untuk menindak angotanya di Polres Muna yang terbukti tidak netral di Pilkada. “Kalau ada yang macam-macam, ancamannya kami akan mutasi,” tegasnya.

Lebih lanjut Inspektur Jendral bintang dua ini mengatakan, pihaknya bakal bertindak tegas kepada semua polisi yang melanggar kode etik. ”Saya tidak akan pilih kasih, saya bakal menindak polisi yang tidak netral,” jelas Kapolda.

Namun dirinya menjelaskan, ketidak netralan tersebut harus bisa dibuktikan sebagai dasar sanksi yang bakal dibebankan kepada aparat. “Semua itu harus ada bukti. Karena tidak mungkin juga kita menindak Polisi hanya berdasarkan dugaan,” jelas Yan Sultra.

Kapolda optimis, seluruh aparat di jajarannya mampu berlaku netral di tujuh daerah yang menyelenggarakan Pilkada tahun ini.

Dikatakan, Kapoda Sultra, kedatangannya di Kabupaten Muna guna mengecek kesiapan daerah jelang pemungutan suara 9 Desember 2020 mendatang.

“Kita mau lihat kesiapan KPUD Muna. Berkoodinasi dengan Bawaslu. Semua catatan dan kekurangan akan dibenahi demi suksesi Pilkada Muna,” imbuhnya.

Liputan : Tim Triaspolitika

Komentar

HUKUM KRIMINAL