Kantor Pertanahan Muna Barat Tinjau Lahan Sekolah Rakyat di Sawerigadi
MUBAR, TRIASPOLITIKA.ID — Kantor Pertanahan Kabupaten Muna Barat bersama Dinas Sosial serta Dinas Perumahan, Permukiman, dan Pertanahan (Perkimtan) melakukan peninjauan lahan yang direncanakan menjadi lokasi pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Sawerigadi, Kecamatan Barangka, Selasa (3/11/2026).
Peninjauan bertujuan memastikan lahan tersebut siap dibangun dari sisi pertanahan, termasuk kejelasan status hak, penguasaan fisik, serta kesesuaian dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).
Kegiatan dipimpin langsung Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Muna Barat, Romandhona Setyawan, S.H., M.H., C.Med., C.Par., C.BJ., C.EJ., didampingi jajaran Seksi Penetapan Hak dan Pendaftaran serta Seksi Survei dan Pemetaan. Turut hadir perwakilan Dinas Sosial dan Dinas Perkimtan Kabupaten Muna Barat.
- Tiga aspek diperiksa
Dalam peninjauan tersebut, tim memeriksa tiga aspek utama. Pertama, legalitas aset dan dasar hak atas tanah. Kedua, status penguasaan fisik lahan di lapangan. Ketiga, kesesuaian tata ruang dan kelayakan lahan untuk pembangunan fasilitas pendidikan.
Romandhona menegaskan Kantor Pertanahan siap mendampingi Pemerintah Kabupaten Muna Barat agar pembangunan Sekolah Rakyat tidak terkendala persoalan tanah.
“Kami turun bersama Tim Pemda Muna Barat untuk memastikan kondisi tanah benar-benar clean and clear, tidak dalam sengketa, tidak tumpang tindih, dan statusnya jelas sebagai aset Pemda,” ujarnya.
Menurutnya, kepastian hukum atas tanah perlu dipastikan sejak awal karena menjadi fondasi pelaksanaan program strategis nasional tersebut.
“ATR/BPN siap mendukung kesiapan lahan agar pembangunan Sekolah Rakyat ini dapat segera berjalan sesuai target,” tambahnya.
- Lahan dinilai strategis
Kabid Pertanahan Dinas Perkimtan Kabupaten Muna Barat, Laode Anwarono, menyatakan lokasi di Desa Sawerigadi dinilai strategis dan representatif untuk pembangunan Sekolah Rakyat.
Ia berharap lahan tersebut dapat segera dituntaskan legalitas dan kepastian hak atas tanahnya agar pembangunan dapat berjalan.
“Kami dari Pemda Muna Barat sangat berterima kasih atas sinergi dan pendampingan dari Kantor Pertanahan Muna Barat. Kolaborasi antara BPN, Dinsos, dan Perkimtan menjadi kunci agar aset Pemda tertata dan program pusat dapat cepat terealisasi di daerah,” ungkap Laode.
Ia menambahkan, Sekolah Rakyat nantinya diharapkan tidak hanya menjadi pusat pendidikan formal, tetapi juga ruang pembentukan karakter, keterampilan, dan pemberdayaan sosial bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
- Program prioritas nasional
Sekolah Rakyat merupakan program prioritas Presiden Prabowo Subianto berupa pendidikan berasrama gratis dan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem. Program ini dirancang untuk memutus rantai kemiskinan antargenerasi melalui perluasan akses pendidikan.
Sekolah Rakyat melayani jenjang setara SD, SMP, hingga SMA dan menyasar kelompok masyarakat berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Melalui sinergi Kantor Pertanahan, Dinas Sosial, dan Dinas Perkimtan, Pemerintah Kabupaten Muna Barat berharap pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Sawerigadi dapat segera terealisasi serta memberi manfaat bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pengentasan kemiskinan di daerah.
- Reporter: Farid







