Jelang Idul Adha Pemudik Padati Pelabuhan Ferry Amolengo
KONSEL, TP – Jelang hari raya Idul Adha, sejumlah pemudik padati pelabuhan penyebrangan Ferry Amolengo, kabupaten Konawe Selatan menuju pelabuhan Labuan kabupaten Buton Utara, Sulawesi Tenggara (Sultra), Minggu, (18/7/2021).
Banyaknya penumpang yang berdesakan dinilai surat keputusan Gubernur Sultra soal Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat, tidak dipatuhi dengan baik.
Sehingga dikhawatirkan potensi penyebaran Covid-19 dapat meluas dimasyarakat.
Kepala UPTD penyebrangan Amolengo, Armin Malaka menyatakan, meskipun banyak penumpang di Pelabuhan Ferry Amolengo, namun para penumpang tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Para penumpang harus non reaktif berdasarkan swab anti gen,” ujar Kepala UPTD penyebrangan Amolengo, Armin Malaka saat dihubungi Triaspolitika.id, Minggu, (18/7/2021).
Dikatakan Armin, meskipun penumpang padat, namun tetap menerapkan protokol kesehatan.
Lebih lanjut Armin menyebutkan, hingga saat ini Pelabuhan Feri Amolengo dibanjiri penumpang.
“Puncak arus mudik yang di banjiri para penumpang sejak Jumat lalu hingga saat ini,” katanya
Kata dia, pihaknya telah melakukan penambahan trip (perjalanan) demi menciptakan stabilitas arus mudik dengan protokol kesehatan.
“Kami juga menerapkan pemberlakuan untuk pembatasan para penumpang. Mulai Jumat kemarin perjalanan, kami memberlakukan perjalanan, sebanyak 6 kali dan untuk hari Minggu ini kami menambah lagi satu trip menjadi 7 trip dikarenakan padatnya para penumpang, dari roda dua hingga roda empat,” jelasnya.
Dalam penerapan prokes sendiri kata dia, pelabuhan penyebrangan feri Amolengo telah bekerja sama dengan tenaga kesehatan Puskesmas Konsel serta TNI, dan Polri.
“Bagi para penumpang yang tak melakukan swab anti gen dilarang untuk diberangkatkan,” katanya.
Sahabandar juga kata dia telah mengintruksikan bahwa kapal tidak boleh di berangkatkan kalau memang para penumpang tidak melakukan swab anti gen.
Dia mengingatkan melonjaknya para penumpang di tengah arus mudik kali ini, semua masyarakat perlu tetap berjaga diri dari penyebaran COVID-19.
Agar keluarga dan orang-orang yang ada disekitar dapat terhindar dari penyebaran Covid-19, dengan begitu tidak ada lagi peningkatan pasien terkonfirmasi positif.
“Saya juga mendoakan semoga para penumpang bisa melakukan perjalanan dengan selamat sampai tujuan. Biar bisa berlebaran bersama keluarga tanpa adanya penyakit,” ujarnya.
Kepala UPPTD Amolengo juga menyampaikan permohonan maaf jika dalam pelayanan terdapat sesuatu hal yang kurang berkenan selama arus mudik.
“Minal aidhin wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin,” imbuh Armin.
Reporter : Ahmad







