oleh

GP Sultra ‘Warning’ Kadishub Segera Copot Kepala UPTD Pelabuhan

KENDARI, TP – Lembaga Gerakan Pemuda (GP) Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali bertandang ke kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Sultra Kamis (15/10/20), guna mengklarifikasi sekaligus mempresur aspirasi yang perna disuarakan sebelumnya.

Ketua Lembaga GP Sultra La Ode Til Oskar memberikan warning (peringatkan) Kadis Perhubungan untuk segera mencopot kepala UPTD pelabuhan dan penyeberangan, Amolengo Labuan.

“Ini tindak lanjut dugaan tindakan pungutan liar (Pungli) di UPTD pelabuhan dan penyeberangan amolengo labuan,” kata Ary.

Kabid Ekonomi GP Sultra itu juga mengutarakan rasa kekecewaannya terhadap jamuan dari Dishub Sultra yang hingga aksi kedua masih belum ada kejelasan.

“Lagi-lagi kadis perhubungan tidak mau menemui kami,” imbuh Ary, pada triaspolitika.id.

Sementara itu, Kabid Penelitian Pengembangan GP Sultra Almin, juga memberi warning serta interpal waktu pada Dishub Sultra. ”Ketika tidak terselesaikan maka selanjutnya kami bakal melakukan aksi akbar ke Kantor Kejati. Dalam waktu dekat ini sembari melengkapi data problem-problem yang kami kantongi agar menempu proses hukum,” katanya.

Dalam aksi tersebut, GP Sultra meminta Kadis Perhubungan Sultra untuk segera mencopot kapala UPTD pelabuhan penyebrangan Amolengo – Lebuan yang diduga terlibat dalam praktik pungli.

Selaun itu, GP Sultra juga meminta DPRD Sultra untuk membuat jadwal RDP perihal aspirasi yang dibawa serta menghadirkan pejabat yang berwenang.

“Dengan kalimat kami tidak akan perna berhenti menyuarakan ini sebelum tuntas,” tegasnya.

Reporter: Irma

Komentar

BERITA PILIHAN