oleh

Gedung Pemuda Kolaka, Impian Tertunda jadi Kenyataan

-OPINI-99 views

Oleh :Ridwan Demmatadju

Citizen Journalist Kolaka / Mantan Pengurus KNPI Kolaka

Menuju akhir periode masa kerja, gedung itu terlihat berdiri kokoh, setelah sebelumnya gedung lama diratakan, karena tak layak lagi jadi sekretariat organisasi bernama Komite Nasional Pemuda Indonesia atau KNPI.

Sejak awal kepengurusan Andi Adha Arsyad, Syaifuddin Mustaming, Anis Pamma dan Akbar Dili sebagai Ketua KNPI Kolaka, memiliki gedung pemuda sekaligus jadi sekretariat hanya sebatas rencana program yang tertunda.

Kini impian itu pun terwujud di depan mata. Letak gedung pemuda ini berada di jalan poros Kolaka, jalan pemuda tidak jauh dari kompleks perkantoran Pemerintah Kabupaten Kolaka.

Bangunan berlantai dua ini sudah tahap finishing dan pagi ini saya berkesempatan melihat kondisi bangunan yang didanai oleh salah satu perusahaan tambang yang beroperasi di Kolaka, PT.Vale Indonesia, sebagai bentuk tanggung jawab sosial di daerah operasinya.

Sejak awal rencana pembangunan gedung pemuda ini, Ketua KNPI Asrul Syarifuddin Nuhung menuai banyak sorotan dan kecaman dari sejumlah orang yang tidak setuju dengan pembangunan gedung ini.

Protesnya pun berlangsung sengit di media sosial dan media online dengan berbagai argumen penolakan soal skema,disain hingga proses pengerjaannya.

Sebagai mantan Pengurus KNPI Kolaka di tiga zaman melihat perseteruan dan serangan yang terus berlanjut,tentunya saya punya tanggung jawab moral untuk mengambil posisi tengah, dengan memberikan penjelasan sesuai data dan fakta yang saya miliki, bahwa apa yang diprotes itu saya percaya adalah bentuk kepedulian mereka juga.

Hanya saja ada juga yang bertendensi rasa kecewa sekaligus kebebasan berpendapat dan semua sah-sah saja ia lakukan sampai aksi turun ke jalan pun.Tidak ada larangannya.

Begitulah sedikit cerita dibalik gedung yang tak lama lagi akan diserahkan penggunaanya ke Dinas Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Kolaka sebagai asset pemerintah dan jadi sekretariat KNPI Kolaka.

Saya punya banyak catatan penting soal pergerakan kaum pemuda di Kolaka termasuk gerakan politik kaum pemuda hari ini disebut politik kaum milenial.

Ini bisa saya dapat karena profesi jurnalis yang saya jalani di Kolaka saat itu, hingga saat ini saya masih tetap menjalin jaringan informasi di semua sektor kehidupan, mulai urusan darat,laut dan udara, dari kota sampai ke pelosok desa saya bisa dengan mudah mengakses informasi yang saya butuhkan.

Jadi kerja dan prinsip jurnalistik dengan naluri ingin tahu sudah jadi bagian dari desah nafasku. Menjadi pengurus KNPI Kolaka tentu jadi kebanggan tersendiri, meski sejak di Kota Makassar saya sudah ber_knpi.

Saat Andi Adha Arsyad menjabat ketua, disitu awal saya ikut bergabung hingga menduduki posisi sebagai OKK, istilah OKK dikalangan fungsionaris pasti paham kerja-kerja sebagai Ketua 1,OKK ini. Urusan organisasi dan kader meniadi strategis lah posisi ini.

Selain itu, tentu ber_knpi di setiap periode kepengurusan punya gelombang dinamikanya sendiri. Karena dari gejolak dinamika bahkan turbulensi organisasi inilah yang banyak melahirkan kader-kader tangguh yang pernah ada di Kolaka dan Indonesia, saya tidak perlu menyebut sejumlah mantan menteri dan pejabat di pusat belajar dan kadernya di KNPI.

Masih segar dalam ingatan kita H.Syamsul Bahri, Bupati Kolaka Timur juga adalah mantan Ketua KNPI Kolaka, meski jabatannya harus ditinggalkan karena meninggal dunia.

Sederet mantan pejabat di Kolaka tersebutlah mantan Sekretaris Kabupaten,H. Andi Syahruddin M, H.Rais Galu, dan Arman Wahab, mereka inilah pentolan pengurus KNPI Kolaka.

Kini KNPI Kolaka di tangan Asrul yang tak lama lagi harus meletakkan jabatan itu.Sebagai organisasi dengan model kepemimpinan kolektif kolegial,tentunya semua pengurus yang ada memiliki kesamaan dan pengambilan keputusan.

Karena itu pula saya percaya bahwa untuk suksesi kepemimpinan pemuda di Kolaka, kader terbaik sudah dipersiapkan untuk melanjutkan tradisi kepemimpinan pemuda.

Sebagai catatan bahwa gedung pemuda ini sebagai simbol pergerakan kaum muda di Kolaka, dari rumah KNPI Kolaka sumber daya manusia bisa dipetakan untuk mendukung program pembangunan masyarakat di Kolaka.

Sekali ini saya ingin menyampaikan juga sedikit kebanggan sebagai warga Fakultas Teknologi Informasi Universitas SembilanbelasNovember Kolaka, Asrul adalah alumni USN Kolaka dan bisa mengambil peran strategis dalam kebijakan pemuda di Kabupaten Kolaka.

Semoga gedung pemuda ini kelak tak hanya jadi simbol tapi juga menjadi medium transformasi ide,konsep kaum intelektual muda di bumi mekongga, tercinta dan tanah kelahiranku. Semoga!

Ditulis di Kolaka, 14 Januari 2022.

Komentar

BERITA PILIHAN