Dispapora Konawe Pastikan Tidak Ada Pungli Karcis Masuk Pantai Toronipa
TRIASPOLITIKA.ID : KONAWE – Dinas Pariwisata dan Pemudah Olahraga (Dispapora) Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, turun langsung mengecek objek wisata pantai Toronipa akan dugaan pungutan liar yang dilakukan oknum tidak bertanggung jawab terkait fasilitas wisata yang di keluhkan masyarakat yang terlalu mahal.
“Kami sudah turun mengecek secara langsung. Tidak ada premanisme, yang jaga semua petugas resmi,” tegas Jahiuddin.
Ia menerangkan, terkait keluhannya masyarakat soal tarif gasebo yang mencapai Rp. 500 ribu, pihaknya tidak bisa berbuat apa-apa, sebab gasebo yang ada di pantai Toronipa tersebut merupakan milik masyarakat.
Ia pun meminta kepada masyarakat yang merasa terbebani terkait tarif tersebut, baiknya bisa menggunakan tikar saja.
“Yang bikin itu Gazebo adalah masyarakat. Jadi tidak ada hak Pemda untuk mengintervensi bilang harus turun atau harus naik. Tidak ada andil pemda di situ, kalau pun ada pengunjung merasa keberatan, tidak usahlah pakai Gazebo. Bisa bentang tikar sendiri, itu lebih baik,” sambungnya.
Meski demikian, Jahiuddin mengaku telah menyampaikan kepada semua masyarakat yang menyewakan jasa di lokasi wisata Pantai Toronipa untuk tidak melakukan pungli karena akan berdampak pidana.
“Kalau ditemukan ada praktik pungli, itu akan diproses hukum,” ujarnya.
Menurut mantan Kadis Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi ini, ke depan Pemda Konawe akan mengatur lebih rinci lagi terkait pengelolaan objek wisata termaksud Wisata Pantai Toronipa.
“Ke depan, semua kegiatan yang ada di lokasi permandian Pantai Toronipa itu akan diatur lebih khusus. Tapi sekarang, semua fasiltas yang ada di dalam itu masyarakat yang bikin sendiri. Jadi tidak bisa kita pergi intervensi bilang jangan terlalu mahal disewakan karena mereka yang punya kewenangan,” pungkasnya.







