Dekri Adriadi: Menggerakkan Jurnalisme Lokal dari Kolaka Timur

waktu baca 2 menit
Dekri Adriadi

KOLTIM, TRIASPOLITIKA.ID – Di tengah dinamika perkembangan media digital dan tuntutan profesionalisme pers, nama Dekri Adriadi mulai dikenal sebagai salah satu figur yang aktif mendorong penguatan jurnalisme lokal di Sulawesi Tenggara, khususnya di Kabupaten Kolaka Timur.

Sebagai Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kolaka Timur, Dekri berada di garis depan dalam upaya membangun ekosistem pers yang sehat, profesional, dan berintegritas. Perannya tidak hanya sebatas organisatoris, tetapi juga sebagai penggerak kolaborasi antarjurnalis di daerah.

Bagi Dekri, jurnalisme bukan sekadar profesi, melainkan tanggung jawab moral dalam menyampaikan informasi yang akurat dan berimbang kepada publik. Ia meyakini bahwa media lokal memiliki peran strategis dalam mengawal pembangunan daerah serta menjadi jembatan antara masyarakat dan pemerintah.

“Pers harus hadir sebagai kontrol sosial, tetapi juga sebagai mitra pembangunan yang konstruktif,” menjadi prinsip yang kerap ia suarakan dalam berbagai forum diskusi dan kegiatan organisasi.

Di bawah kepemimpinannya, PWI Kolaka Timur berupaya memperkuat kapasitas anggota melalui pelatihan, peningkatan kompetensi, serta mendorong kepatuhan terhadap kode etik jurnalistik. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga kepercayaan publik di tengah maraknya arus informasi yang tidak terverifikasi.

Selain aktif di organisasi profesi, Dekri juga dikenal sebagai bagian dari media lokal yang fokus pada isu-isu pembangunan daerah, sosial kemasyarakatan, serta kebijakan publik. Melalui peran tersebut, ia berupaya menghadirkan informasi yang tidak hanya cepat, tetapi juga memiliki kedalaman dan relevansi bagi masyarakat.

Di tengah tantangan industri media yang semakin kompetitif, Dekri melihat pentingnya adaptasi terhadap perkembangan teknologi digital. Ia mendorong jurnalis lokal untuk tidak hanya mengandalkan pola kerja konvensional, tetapi juga mampu memanfaatkan platform digital secara optimal.

“Media harus bertransformasi, tetapi tidak boleh kehilangan prinsip dasar jurnalistik,” ujarnya.

Ke depan, Dekri menaruh harapan besar terhadap generasi muda jurnalis di Kolaka Timur agar terus meningkatkan kualitas diri dan menjaga independensi. Ia percaya bahwa masa depan pers daerah sangat ditentukan oleh integritas dan profesionalisme para pelakunya.

Dengan semangat kolaborasi dan komitmen terhadap etika jurnalistik, Dekri Adriadi terus berupaya menempatkan jurnalisme lokal sebagai pilar penting dalam pembangunan daerah.

Di tengah arus perubahan, ia memilih tetap berdiri sebagai penjaga nilai—bahwa informasi yang benar adalah fondasi dari masyarakat yang kuat.

  • Reporter: A. Jamal