Cegah Penyakit Jembrana, Ribuan Ternak Warga di Vaksinasi

waktu baca 2 menit
Jumrin Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Konawe

TRIASPOLITIKA.ID : KONAWE – Dinas peternakan dan kesehatan hewan atau Dinas Keswan Konawe lakukan vaksinasi terhadap hewan ternak di wilayahnya.

Vaksinasi tersebut untuk mencegah meluasnya penyakit Jembrana, PMK dan Rabies pada hewan ternak di kelompok peternak Konawe.

Kepala Dinaskeswan Konawe, Jumrin mengatakan ribuan hewan milik kelompok peternak telah di lakukan vaksinasi.

Hal itu setelah terdapat dua kasus kematian ternak warga yang di duga berasal dari penyakit Jembrana.

” Kematian sapi yang di kecamatan Puriala dan Anggaberi itu positif Jembrana berdasarkan hasil Lab, ” kata Jumrin.

Penyakit Jembrana merupakan penyakit yang khusus menyerang ternak. Penyakit ini mulanya di temukan di pulai Bali tepatnya di kabupaten Jembrana. Sedangkan sapi yang rentan terserang yakni sapi jenis bali atau sapi lokal.

Salah satu ciri-ciri ternak terserang penyakit Jembatan yang dapat di deteksi melalui kasat mata yakni ternak akan lemas, kurus dan suhu badan tinggi, jika ada kematian maka darah keluar pada pori-pori kulit.

Konawe sendiri memiliki populasi sapi jenis ini mencapai 45 ribu ekor. Hal inilah dinaskeswan Konawe lakukan vaksinasi terhadap ternak warga.

” Vaksinasi ini tidak hanya jenis bali, tapi semua jenis sapi yang ada, karne sifatnya kan mencegah,” ungkapnya.

Ia menambahkan, kasus kematian akibat penyakit Jembrana di Puriala dan Ambekaeri di duga masuk dari transmisi lintasan, sebab konawe merupakan daerah lintasan dan transit.

” Kita ini kan daerah lintasan, di duga dari situ sehingga ada kasus ini,” jelas Jumrin.

Selain Jembrana, pihaknya juga rutin lakukan vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) ke hewan ternak, selain itu Rabies juga di lakukan kepada hewan peliharaan.

” Kalau PMK ini rutin, tapi untuk rabies ini perlu sekali apa lagi sekarang kan kita menghadapi perubahan iklim. Hewan peliharaan ini (Anjing-Kucing) rentan kena virus rabies,” imbuhnya.

error: Content is protected !!