oleh

BNN Tes Urine Pilot dan Pramugari di Bandara Sangia Nibandera

KOLAKA, TP – Sejumlah Pilot dan co-pilot beserta Pramugari di Bandar Udara (Bandara) Sangia Nibandera, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra), menjalani tes urine Rabu (30/12/2020).

Tes urine tersebut dilakukan guna mendeteksi dini crew maskapai yang mengkonsumsi narkoba. Setidaknya ada lima orang crew maskapai Citilink diperiksa secara intensif oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kolaka.

Dalam tes urine tersebut tidak satupun crew yang ditemukan positif narkoba. Selain memeriksa crew pesawat, BNN juga melakukan tes urine terhadap sejumlah pegawai bandara. Hal tersebut guna mendeteksi secara dini penyebaran narkotika di lingkup bandara.

Kepala BNN Kabupaten Kolaka, Bentonius Silitonga menuturkan, bahwasanya bandar udara kerap dijadikan sebagai pintu masuk barang terlarang seperti halnya narkotika.

”Untuk itu kita melakukan pencegahan dengan melakukan tes urine terhadap delapan belas pegawai bandara yang terdiri dari lima orang pilot dan pramugari, serta tiga belas petugas bandara,” ujar Bentonius Silitonga pada triaspolitika.id Rabu (30/12/2020).

Bentonius mengatakan, minimnya anggaran di akhir tahun menyebapkan BNN kekurangan fasilitas untuk melakukan tes urien terhadap seluruh pegawai bandara di Sangia Nibandera. ”Karena keterbatasan anggaran, sehingga kita hanya bisa melakukan tes urine terhadap delapan belas orang saja,” terang Bentonius.

Ia berharap dengan adanya tes urine, pihak bandara semakin peduli pada pegawai yang ada di lingkungannya, supaya tidak ada penyalagunaan narkotika di lingkungan bandara.

Reporter : Dekrit

Komentar

BERITA PILIHAN