oleh

AS Tamrin Terus Upayakan Benteng Keraton Wolio Buton Jadi Warisan Budaya Dunia

BAUBAU, TRIASPOLITIKA.ID – Wali Kota Baubau Dr. H. AS Tamrin, MH saat menghadiri dan membuka dengan resmi kegiatan pelatihan Pemandu Wisata Budaya. Kegiatan yang diinisiasi oleh Dinas Pariwisata Kota Baubau ini dilaksanakan di aula Hotel Mira, Senin (1/11/2021) mengatakan, saat ini pihaknyai tengah mengupayakan agar salah satu cagar budaya yang ada di Kota Baubau dapat menjadi Warisan Budaya Dunia. Di mana cagar budaya yang dimaksudkan tersebut adalah Benteng Keraton Wolio Buton.

“Sekarang ini sementara kita lakukan pemetaan mengenai Benteng Keraton Buton sebagai salah satu situs budaya kita, untuk kita dorong agar menjadi salah satu warisan dunia di UNESCO. Upaya ini kita sudah menyiapkan master plannya, dan untuk menyukseskan ini kita butuh peran dari semua pihak termasuk para pemandu wisata budaya,” katanya.

Wali Kota Baubau dua periode ini menyarankan agar master plan yang disusun tidak hanya menjadi sebuah rencana, yang cuma menghabiskan anggaran tanpa adanya hasil. Dirinya juga menekankan, agar dinas terkait dapat mengkoordinasikan rencana tersebut dengan para tokoh adat dan tokoh budaya yang ada.

Sementara untuk pemandu wisata, orang nomor satu di Kota Baubau ini mengingatkan, dalam menjalankan perannya, para pemandu wisata selalu menerapkan nilai-nilai PO-5. Dengan demikian, akan tercipta kebersamaan dan kekompakan serta persaudaraan yang didasari oleh rasa kasih sayang di antara para pemandu wisata.

“Jika nilai-nilai yang terkandung dalam PO-5 ini kita terapkan dalam kehidupan kita, maka Insya Allah rasa persaudaraan, kasih sayang , kekompakan, dan kebersamaan akan tumbuh di antara kita. Karena memang di dalam nilai-nilai PO-5 ini mengajarkan kita seperti itu. Yaitu Pomaamaasiaka, Popiapiara, Poangkaangka taka, Pomaemaeaka, dan Pobincibinciki Kuli,” ujarnya.

Lebih lanjut dijelaskan, sebagai orang yang memberikan pelayanan terhadap para wisatawan, pemandu wisata memiliki peran yang sangat penting dalam dunia kepariwisataan. Pasalnya, selain memberikan pelayanan dan kenyamanan, pemandu wisata juga berperan dalam mempromosikan Destinasi daerah. Kemudian, lewat para pemandu wisata inilah cagar-cagar budaya dapat diperkenalkan kepada para wisatawan. Selain itu, lewat para pemandu wisata jugala destinasi-destinasi kita dipromosikan, khususnya wisata budaya kita.

AS Tamrin menekankan, agar para pemandu wisata tersebut dibekali dengan pemahaman yang tinggi tentang kepariwisataan serta cagar budaya yang ada di Kota Baubau. Dengan demikian, wisata budaya yang ada dapat dikenal secara menyeluruh dan mendunia.”Oleh sebab itu saya berharap agar para narasumber dapat memberikan penguatan kepada para pemandu wisata kita ini. Dengan demikian, mereka dapat menyampaikan pesan kepada para wisatawan tentang destinasi-destinasi yang di Kota Baubau ini, khususnya destinasi budaya,” pungkasnya.(Adm)

BERITA PILIHAN