Warga Koltim Terima Bantuan Sembako, Dampak Inflasi

waktu baca 2 menit
Warga Koltim Terima Bantuan Sembako, Dampak Inflasi.|Hery/Triaspolitika.id

KOLTIM, TRIASPOLITIKA.ID – Sejumlah warga di Desa Tetembuta, Kecamatan Dangia, Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, menerima bantuan sembako dari pemerintah daerah Kolaka Timur, pada Rabu, (21/12/2022).

Bantuan sembako diserahkan langsung oleh Bupati Kolaka Timur Abdul Azis, kepada warga yang terdampak inflasi daerah, bagi seribu penderita dan keluarga beresiko stunting tahun 2022.

Azis mengatakan, pemerintah daerah Kolaka Timur saat ini telah menganggarkan bantuan sosial melalui APBD perubahan tahun 2022 lewat Dinas Sosial.

“Kita anggarkan melalui APBD perubahan, sebanyak 1000 paket sembako yang bakal dibagikan ke masyarakat. Utamanya warga miskin,” jelasnya.

Azis berharap bantuan sembako dapat mengobati kondisi ekonomi yang kurang stabil saat ini. kata dia, selain bantuan perorangan, pemerintah juga memberikan bantuan sosial kepada kelompok usaha bersama di 12 kecamatan.

“Pemerintah Daerah Kolaka Timur juga menyalurkan bantuan untuk KUBE di semua kecamatan dengan jumlah bantuan sebesar 25 juta per kelompok,” jelas Azis.

Kata Azis, ada juga bantuan untuk penyandang disabilitas yang tersebar di Kolaka Timur sebanyak 447 penyandang disabilitas.

Kata Azis, bantuan penyandang disabilitas merupakan bantuan yang ia programkan usai sebulan pelantikan dirinya.

Pemberian bantuan sosial merupakan upaya pemerintah daerah untuk memberikan perlindungan sosial bagi masyarakat.

“Kedepannya kami akan maksimal dalam penggunaan- penggunaan anggaran dan berupaya bagaimana caranya agar ekonomi ini bisa bergerak,” kata Azis.

Bupati Azis berharap KPM dapat menggunakan bantuan sosial secara cermat dan tepat sembari bekerja agar kehidupan masyarakat Kabupaten Kolaka Timur dapat membaik.

Kepala Dinas Sosial, Mariono mengatakan, bantuan yang disiapkan pemerintah untuk 240 KPM. Setiap KPM menerima 500.000 rupiah.

“Sebanyak 240 KPM dari 4 desa yaitu Desa Tetembuta, Wande, Talinduka dan Desa Lalongkateba. Masing- masing desa mendapatkan kuota 60 KPM,” tandas Mariono.

Reporter : Hery

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!