Wamendag dan Senator Wa Ode Rabia Tinjau Dua Pasar Tradisional di Muna, Janjikan Revitalisasi Tahun 2026
MUNA, TRIASPOLITIKA.ID – Upaya memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah terus digencarkan. Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Sulawesi Tenggara, Wa Ode Rabia Al Adawia Ridwan, menggandeng Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) RI, Dyah Roro Esti Widya Putri, dalam kunjungan kerja ke Sulawesi Tenggara, Kamis (9/10/2025).
Rombongan meninjau dua pasar tradisional di Kabupaten Muna, yakni Pasar Manguntara Wakuru di Kecamatan Tongkuno dan Pasar Laino di Raha, setelah sehari sebelumnya melakukan peninjauan ke Pasar Baruga di Kota Kendari.
Selain memastikan stabilitas harga bahan pokok, kunjungan tersebut juga difokuskan untuk melihat langsung kondisi fisik pasar yang dinilai mendesak untuk direvitalisasi. Para pedagang di dua pasar itu menyampaikan aspirasi mereka, terutama kebutuhan akan sarana berdagang yang lebih representatif, aman, dan nyaman.
Wamendag Dyah Roro Esti menyatakan komitmennya untuk memperjuangkan agar kedua pasar tersebut masuk dalam program prioritas Kementerian Perdagangan RI pada tahun 2026. Prioritas utama mencakup pembangunan kembali Pasar Manguntara Wakuru yang terbakar pada 10 Oktober 2023, serta revitalisasi Pasar Laino Raha.
“Saya sangat mengapresiasi kesigapan dari Ibu Wamendag Dyah Roro dalam merespons berbagai kendala pedagang di wilayah timur Indonesia. Beliau sudah mencatat seluruh kondisi di dua pasar tersebut dan memberikan sinyal kuat bahwa revitalisasi akan menjadi prioritas anggaran Kementerian Perdagangan di tahun 2026,” ujar Wa Ode Rabia di sela-sela kunjungan.
Turut hadir dalam agenda itu Wakil Ketua Komisi V DPR RI Ridwan Bae, Bupati Muna H. Bachrun, Forkopimda Muna, dan sejumlah kepala OPD Pemkab Muna.
Untuk merealisasikan program tersebut, Wa Ode Rabia mendorong Pemerintah Kabupaten Muna agar segera melengkapi seluruh persyaratan administratif, termasuk legalitas lahan, data pedagang yang akurat, serta proposal permohonan resmi ke Kementerian Perdagangan.
Senator asal Sulawesi Tenggara itu menegaskan bahwa dukungan masyarakat dan pemerintah daerah menjadi kunci utama agar program revitalisasi dapat berjalan sesuai rencana.
“Peran aktif pemerintah daerah sangat penting agar usulan ini cepat disetujui. Kita harus menunjukkan kesiapan dari sisi dokumen maupun dukungan sosial,” tegasnya.
Wa Ode Rabia dikenal sebagai salah satu senator yang aktif memperjuangkan pengembangan ekonomi daerah, khususnya sektor pasar tradisional. Ini bukan kali pertama ia menghadirkan pejabat Kementerian Perdagangan ke Sulawesi Tenggara. Pada 2022 lalu, ia sempat membawa Wamendag Jerry Sambuaga untuk meninjau dua pasar tersebut pascakebakaran.
Kementerian Perdagangan kala itu telah mengeluarkan surat rekomendasi revitalisasi, namun belum ada tindak lanjut hingga kini. Upaya tersebut kini kembali diperjuangkan di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
“Dengan adanya pergantian kabinet, saya melihat momentum baru untuk memperkuat sinergi antara pusat dan daerah. Karena itu, saya langsung mengajak Wamendag yang baru bersama Bapak Ridwan Bae dari Komisi V DPR RI untuk turun langsung ke lapangan,” tutur Wa Ode Rabia.
Ia menambahkan, kunjungan tersebut bukan hanya membahas pembangunan fisik pasar, tetapi juga pemberdayaan pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM).
“Langkah ini menjadi bagian dari upaya bersama menjawab aspirasi masyarakat, mempercepat revitalisasi infrastruktur ekonomi, dan menguatkan pasar rakyat sebagai nadi perekonomian daerah,” pungkasnya.
- Reporter: Bensar Sulawesi







