TMMD Ke-126 di Kolaka Timur Resmi Dibuka, Fokus pada Pembangunan Infrastruktur dan Sosial
KOLTIM, TRIASPOLITIKA.ID – Pelaksana tugas (Plt) Bupati Kolaka Timur, Yosep Sahaka, secara resmi membuka pelaksanaan program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 di Lapangan Abdul Majid, Kelurahan Inebenggi, Kecamatan Mowewe, Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, Rabu (8/10/2025).
TMMD yang mengusung tema “Dengan Semangat TMMD Mewujudkan Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Nasional di Wilayah” ini akan berlangsung mulai 8 Oktober hingga 6 November 2025.
Pembukaan kegiatan tersebut dihadiri Komandan Korem 143/Halu Oleo Brigjen TNI R. Wahyu Sugiarto, Komandan Kodim 1412/Kolaka Letkol Inf Choky Gunawan, Wakapolres Kolaka Timur Kompol Drs Tawakkal, Ketua DPRD Koltim Jumhani, jajaran forkopimda, serta sejumlah tamu undangan.

Usai upacara pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan paket sembako kepada warga, kemudian Bupati bersama Danrem dan Dandim meninjau layanan kesehatan dan sunatan massal di Koramil Mowewe.
Dalam kesempatan itu, Dandim Kolaka Letkol Inf Choky Gunawan memaparkan sasaran utama program TMMD yang terfokus di Desa Puraau, Desa Tongauna, dan Desa Alaha di Kecamatan Ueesi.
Plt Bupati Yosep Sahaka mengapresiasi program tersebut. Menurutnya, TMMD akan memberikan dampak positif, terutama dalam peningkatan infrastruktur dan perekonomian masyarakat pelosok.

“Dengan adanya TMMD, pembangunan infrastruktur dan roda perekonomian masyarakat pasti semakin baik, khususnya di tiga desa terpencil yang menjadi sasaran,” ujar Yosep.
Yosep menambahkan, Kecamatan Ueesi dipilih sebagai lokasi kegiatan berdasarkan hasil musyawarah pemerintah daerah bersama Kodim 1412/Kolaka. Ia berharap program serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan setiap tahun.
Sementara itu, Letkol Inf Choky Gunawan menjelaskan bahwa kegiatan TMMD ke-126 mencakup pembangunan fisik dan nonfisik. Untuk sasaran fisik, antara lain pengerasan jalan sepanjang lebih dari 10 kilometer, rehabilitasi jembatan gantung, pembangunan deker di beberapa titik, serta pembuatan sumur bor.
“Sedangkan untuk kegiatan nonfisik, akan ada penyuluhan tentang bahaya narkotika, pencegahan stunting, serta berbagai kegiatan sosial lainnya,” jelas Choky.
Ia berharap, melalui TMMD, percepatan pembangunan dan pemerataan kesejahteraan di wilayah terpencil Kolaka Timur dapat terwujud, sekaligus memperkuat ketahanan masyarakat pedesaan.
- Reporter: A. Jamal
- Editor: Dekri







